Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet mengikuti peserta Fun Bike di Tuapeijat. (Foto: Hendrianto L Raja)


Pariwisata

Perdana di Kepulauan Mentawai, Wisata Lewat "Gowes" di Lanal Mentawai Introduce Uphill Track 2019

TUAPEIJAT (SumbarFokus)

Pertamakalinya, ajang Lanal Mentawai Introduces Uphill Track 2019 digelar oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mentawai di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Sport tourism ini diikuti 80 peserta yang berasal dari berbagai daerah, seperti Bogor, Bandung, Pekanbaru, Riau, Padang, Medan, dan Aceh. Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan bahwa ajang ini diharapkan jadi salah satu media promosi wisata bagi Kepulauan Mentawai, sebab dengan kegiatan ini banyak pendatang atau peserta dari luar yang berkunjung ke Mentawai, yang tentunya kemudian akan berbagi pengalaman ke dunia mengenai keberadaan mereka selama di Mentawai.

“Dengan kegiatan ini, Kita bisa mempromosikan wisata lainnya. Fun bike dan juga Trabas, ke depan, akan Kita jadikan kegiatan tahunan atau rutinitas kita,” kata Yudas Jumat (26/4/2019).

Iklan Dalam Berita

Disebutkan, jika surfing tidak populer lagi di suatu saat nanti, maka ada alternatif sport tourism lainnya di Kepulauan Mentawai. Yudas membandingkan dengan daerah Bali, sebagai contoh. Saat ini, surfing sudah mulai tidak populer di sana.

“Maka dari itu munculah objek-objek pariwisata lain, salah satunya ialah masa pariwisata seperti ini, budaya, olahraga, kuliner, dan kearifan lokal. Inilah yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Menyinggung soal isu bencana alam yang membuat wisatawan takut datang ke Mentawai, dikatakan Yudas bahwa isu itu tidak selalu benar.

“Tidak selalu benar. Yang penting, Kita waspada. Bukan berarti di sini tidak ada kehidupan," kata Yudas lagi.

DIketahui, Lanal Mentawai Introduces Uphill Track 2019 ini start dari dermaga Tuapeijat Km 0 Sipora Utara dan finish di Dusun Katiet Kecamatan Sipora Selatan. Ada keunikan tersendiri pada kegiatan ini, yaitu track yang menajak dan ekstrim sepanjang jalan Sipora Utara dan Selatan dengan jarak kurang lebih 100 Kilometer.

“Saya sendiri akan mencoba track di sini. Katanya sangat menantang, makanya kita mau datang mencoba tantangan baru yang berbukit seperti yang ada di Jawa Barat,” kata Alitom, salah seorang peserta asal Bogor.

Ia mengungkapkan sebelum ke Mentawai, ia sudah melihat Mentawai melalui media Youtube, sehingga dia tertarik untuk datang ke Mentawai dan mencoba track yang menantang. Alitom juga mengaku telah mempelajari track dalam ajang ini terlebih dahulu.

“Kalau untuk daerahnya bagus, sejuk, tenang, alamnya masih alami,” ujar pria yang baru pertama kunjungi Kepulauan Mentawai ini.

Alitom menceritakan, dirinya sudah sering mengikuti event-event selama dia menggeluti olahraga Bersepeda.  Bahkan, tingkat Nasional pernah diikutinya.

“Sudah dua puluh lebih kita mengikuti event, mulai dari event daerah sampai Nasional. Kalau ini bukan event Nasional Karena tidak diikuti oleh para atlet-atlet nasional maupun internasional,” katanya.

Lebih lanjut disebutnya, track yang disukainya yang punya tanjakan serta penurunan. Menurut dia, semakin ekstrim tracknya, semakin baik hasil penguasaan medan juga seru tantangannya. (017)

 

 

 

 

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *