Penandatanganan disepakatinya Ranperda tentang Pembentukan Nagari jadi Perda di Agam. (Foto: Ist.)


Parlementaria

Perda Pembentukan Nagari di Agam Disepakati

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Setelah dibahas cukup panjang semenjak beberapa bulan lalu oleh anggota DPRD Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan Nagari disetujui menjadi Perda, saat sidang paripurna pendapat akhir fraksi di Lubuk Basung, Jumat (18/12/2020). Pembentukan Perda itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara pimpinan DPRD Agam dengan Bupati Agam Indra Catri.

"Penandatanganan itu dilakukan setelah Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat NasDem, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi PPP, Fraksi PBB, Hanura dan Berkarya menyetukui Ranperda menjadi Perda tentang Pembentukan Nagari," kata Wakil Ketua DPRD Agam Suharman.

Dijelaskan, Perda tentang Pembentukan Nagari Salareh Aia Timur, Nagari Salareh Aia Utara, Nagari Salareh Aia Barat, Nagari Sungai Cubadak, Nagari Koto Gadang, Nagari Dalko, Nagari Nan Limo, Nagari Kamang Tangah Anam Suku, Nagari Pauh Kamang Mudiak, dan Nagari Durian Kapeh Darussalam.


Sementara, Ketua Fraksi PAN DPRD Agam, Zulpardi menambahkan Pemkab Agam harus menyelesaikan permasalahan tapal batas antar nagari.

"Ini catatan yang kami berikan saat penyampaian pendapat akhir fraksi," katanya.

Bupati sendiri mengatakan permasalahan tapal batas itu akan diselesaikan, sehingga 13 nagari yang lain bisa dimekarkan.

"Kita mengusulkan 23 nagari untuk dimekarkan dan telah disetujui 10 nagari. Perda ke 10 nagari itu telah disetujui DPRD Agam dan kita berharap 13 nagari lainnya disetujui menjadi Perda," katanya.

Perda ini akan dikirim ke Pemprov Sumbar untuk dievaluasi dan registrasi. Pemekaran nagari tersebut dilakukan guna untuk meningkatkan pelayanan dan percepatan pembangunan di nagari.

"Kita akan mengajukan Ranperda 13 nagari untuk dilakukan pembahasan pada awal 2021," ujar Bupati. (002)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      agam