Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Per Juni 2019, SPH Tidak Layani Pasien BPJS Kesehatan

PADANG (SumbarFokus)

Terhitung awal Juni tahun ini, Rumah Sakit Semen Padang atau Semen Padang Hospital tidak lagi melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. Ini karena kerjasama antara pihak rumah sakit dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan tiba di batas waktu kontrak dan kerjasama tidak dilanjutkan lagi sebab kesepakatan kedua belah pihat terkait ini tidak tercapai.

"Perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Semen Padang Hospital berakhir pada 31 Mei 2019 sehingga tidak lagi melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat," ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Asyraf Mursalina di Padang, baru-baru ini.

Dia menegaskan, dihentikan pelayanan untuk pasien BPJS Kesehatan bukan disebabkan oleh adanya kasus hukum ataupun adanya dugaan fraud.


“Murni semata tidak ada titik temu kedua belah pihak," ujar dia.

Dijelaskan, sebelum perjanjian kerja sama berakhir BPJS Kesehatan dan Semen Padang Hospital telah melakukan koordinasi dan komunikasi untuk penandatanganan pembaharuan perjanjian kerja sama, namun tidak menemui kata sepakat.

Asyraf juga menekankan bahwa kerjasama berakhir tidak ada kaitannya dengan kondisi defisit BPJS Kesehatan. Sampai saat ini, dikatakan, pembayaran oleh BPJS Kesehatan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Untuk kelancaran pemberian pelayanan kesehatan kepada peserta peserta JKN-KIS yang selama ini mendapatkan pelayanan hemodialisa, kemoterapi dan rehab medik di Semen Padang Hospital akan dialihkan ke rumah sakit lain di Kota Padang," ujarnya.

Apabila ada fasilitas kesehatan yang belum terbayarkan oleh BPJS Kesehatan, Asyraf mengatakan, rumah sakit bisa menggunakan skema supply chain financing dari pihak ketiga.

Ia menyampaikan untuk pasien peserta JKN-KIS yang masih membutuhkan pelayanan spesialisasi dan datang berobat ke Semen Padang Hospital sebelum 31 Mei 2019, berdasarkan hasil kesepakatan Semen Padang Hospital akan merujuk ke fasilitas kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Asyraf mengutarakan fasilitas kesehatan swasta yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib memperbaharui perjanjian kerjasamanya ketika jangka waktunya sudah habis. Namun pada dasarnya perjanjian kerjasama memiliki sifat sukarela, dan hakekat dari kontrak adalah semangat mutual benefit.

Terkait proses penyelesaian klaim periode pelayanan kesehatan sampai tanggal 31 Mei 2019 masih akan tetap diproses oleh kedua belah pihak sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku tanpa mengurangi hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Senada, Humas Semen Padang Hospital Gella Khanila menyampaikan terhitung 1 Juni 2019 perjanjian kerja sama dengan BPJS Kesehatan berakhir.

Namun, ia memastikan, hingga 31 Mei sampai jam 23.59 WIB Semen Padang Hospital masih menerima pasien dengan jaminan BPJS kesehatan. Sementara, pasien yang dirawat sebelum tanggal 1 Juni masih dilayani sampai dokter menyatakan pasien bisa rawat jalan.

“Akan tetapi untuk layanan emergency, Kita masih melayani peserta JKN KIS walau kerjasama telah berakhir akhir Mei ini,” tutur Gella. (002)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018