Pertemuan pengda KONI se-Sumbar yang menyepakati menolak syarat dukungan untuk maju sebagai calon ketua KONI Sumbar dalam Musorprovlub mendatang. (Foto: Ist.)


Olahraga

Pengda KONI se-Sumbar Tolak Syarat Dukungan bagi Calon Ketum untuk Maju Musorprovlub

PADANG (SumbarFokus)

Sebanyak 15 Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten dan kota di Sumbar sepakat menolak adanya syarat dukungan dari cabang olahraga dan KONI untuk maju sebagai Ketua Umum KONI Sumbar, di ajang Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) pada 16 Juni 2022 mendatang.

Ketua KONI Padang Yusra mengatakan, dirinya bersama 14 ketua pengda KONI kota dan kabupaten bersepakat untuk hal tersebut dan menyampaikan langsung kepada Wakil Gubernur Sumbar Audy Djoinaldy, dalam audiensi yang dilakukan Kamis (12/5).

"Hal ini juga akan kita sampaikan dalam sosialisasi KONI Sumbar dengan KONI kota dan kabupaten pada 25 Mei nanti," kata dia.


Menurutnya, dari 19 ketua KONI kabupaten dan kota, hanya KONI Mentawai yang tidak ikut bergabung karena kendala cuaca. Sementara, Ketua KONI Padang Pariaman, Kota Pariaman dan Solok Selatan sudah membaca pesan yang dikirimkan.

Sementara, Ketua KONI Sawahlunto Kapten (Purn) Muryanto mengatakan, selama ini dia dan pengurus KONI di daerah tidak pernah dianggap oleh KONI Sumbar, padahal atlet beasal dari daerah.

Menurutnya, adanya syarat surat dukungan itu memberikan dampak buruk bagi pengurus karena akan terkotak-kotak dan terpecah-belah, baik antar KONI maupun pengprov cabor.

"Kita sudah belajar dari musorprov yang lalu dan tidak ingin hal itu terulang kembali. Apalagi hal itu tidak menjadi syarat dalam AD/ART," kata Muryanto.

Ia mengungkapan, saat ini sudah ada yang turun ke daerah meminta surat dukungan bahkan mengintervensi ketua KONI kota dan kabupaten melalui kepala daerah. Padahal, saat ini proses musorprovlub belum berjalan dan belum ada calon yang ditetapkan.

"Kita tidak ingin dimanfaatkan untuk kepentingan sesaat, namun yang harus jadi ketua adalah mereka yang memiliki kepedulian terhadap olahraga," kata Muryanto.


Ketua KONI Pasaman Tommy Irawan Sandra menambahkan, saat audiensi dengan wagub turut dibahas perihal bagi calon yang ingin maju, tak perlu surat dukungan. 

"Ini sesuai dengan AD/ART dan sudah disepakati sejak bulan Ramadan lalu. Kebijakan tersebut  akan disepakati saat mursorprovlub nanti. Memang, saat ini sudah ada calon yang sudah meminta surat dukungan," ujarnya.

Ia menjelaskan saat pemilihan Ketua KONI sebelumnya, baik itu Syahrial Bahtiar dan mendiang Syaiful, tidak ada surat dukungan. Namun saat musorprov lalu, dibuat aturan ini agar tidak banyak yang dapat maju dalam pencalonan menjadi Ketum KONI.

"Ini akan kita suarakan dan untuk teknis pemilihan nanti kita serahkan ke peserta musorprovlub," tuturnya. 

Ketua KONI Limapuluh Kota Wirianto Dt Paduko Basa Marajo mengatakan, pertemuan dengan Wakil Gubernur Audy Joinaldy sesuai dengan tugas pemerintah daerah melakukan pembinaan terhadap olahraga prestasi.

"Ini bukan dikondisikan oleh wagub, namun kami butuh pandangan. Apalagi kasus KONI ke belakang.Kita ingin Ketua KONI Sumbar adalah sosok yang peduli dengan olahraga dan ikhlas. Tidak terafiliasi dengan partai politik manapun dan bebas dari kepentingan politik," pungkasnya. (000/KONI)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021