Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Agam Arfi Yunanda. (Foto: Ist.)


Pemerintahan

Penerima PKH Berkurang Jumlahnya Setiap Tahun di Agam

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Arfi Yunanda di Lubuk Basung, Sabtu (9/1/2021), mengungkapkan bahwa penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) di daerah tersebut berkurang dari 15.707 keluarga penerima manfaat (KPM) pada 2020 menjadi 15.244 pada 2021. Kondisi ini karena penerima sebelumnya sudah ada mengundurkan diri dan tidak masuk lagi dalam program itu.

"Ini data yang kita terima dari Kementerian Sosial Republik Indonesia pada awal 2021," sebut Arfi.

Ditambahkan, penerima PKH itu berkurang 463 KPM tersebar di 16 kecamatan. Penyebab berkurangnya KPM akibat mengundurkan diri sebagai penerima PKH atau graduasi. Selain itu, tidak masuk komponen PKH seperti tidak ada ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, penderita TBC dan lanjut usia.


"Penerima PKH itu setiap tahun berkurang di Agam. Pada 2020 penerima PKH berkurang dari dari 16.327 KPM pada 2019 menjadi 15.707 KPM pada 2020 atau 620 KPM," katanya.

Penyaluran bantuan PKH dilakukan pada Januari, April, Juli dan Oktober 2021. Penyaluran PKH itu melalui BNI, BRI, Mandiri dan BTN.

Berikut rincian indek bantuan PKH yang diterima setiap jiwa seperti, ibu hamil sebesar Rp2,4 juta per tahun, anak usia dini Rp2,4 juta per tahun, anak SD Rp900 ribu per tahun, SMP Rp1,5 juta per tahun, SMA Rp2 juta per tahun, disabilitas berat Rp2,4 juta per tahun dan lanjut usia Rp2,4 juta per tahun.

Dana yang diterima KPM tergantung tanggungan yang dimiliki sesuai dengan indek PKH.

"Dana itu langsung dikirim ke rekening penerima setiap satu kali tiga bulan," katanya.

Program Keluarga Harapan (PKH) ini untuk mengurangi dan memutus mata rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin.

Kita Peduli!

"Tujuan ini berkaitan langsung dengan upaya mempercepat pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs)," pungkas Arfi. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      agam