Gubernur Sumbar Mahyeldi, saat memimpin rapat terkait tindak lanjut penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang, di ruang rapat Istana Kompleks Gubernuran, Jl. Sudirman, Padang, Rabu (22/6/2022). (Foto: Ist.)


Pemerintahan

Pemprov Sumbar Terus Kaji Opsi Jelang Penghapusan Tenaga Honorer

PADANG (SumbarFokus)

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkapkan kondisi terkini di lingkungan Pemprov Sumbar tentang tindak lanjut penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang. 

Menurut Mahyeldi, ia telah memerintahkan seluruh OPD untuk melakukan kajian analisa jabatan, menganalisa beban kerja dan peta jabatan, serta melakukan penataan dan redistribusi PNS, terutama bagi guru dan tenaga kesehatan. 

"Terkait penghapusan tenaga honorer di Pemprov Sumbar, akan kami tinjau kembali. Apalagi pegawai honorer seperti tenaga IT, satpam, dan supir harus kita prioritaskan," kata Gubernur Mahyeldi di ruang rapat Istana Kompleks Gubernuran, Jl. Sudirman, Padang, Rabu (22/6/2022).


Gubernur menyebut, para tenaga IT mempunyai keahlian khusus yang mampu membantu jalannya pekerjaan di pemerintahan, sepeti tenaga IT yang bekerja di Diskominfotik Sumbar.

"Kalau seandainya tenaga IT ini dirumahkan semuanya, tentu akan beriesiko pada pekerjaan kita dan akan berisiko tehadap tugas-tugas kita, termasuk juga di beberapa OPD yang lain," ungkapnya. 

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumbar Ahmad Zakri, telah mengusulkan sebanyak 1.829 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang terdiri dari 1.601 formasi guru dan 228 formasi non-guru. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk menampung pegawai non-ASN agar dapat mendaftar formasi P3K. 

Asisten I Setdaprov Sumbar Devi Kurnia mengatakan, proses rekrutmen tenaga IT dilakukan dengan menggunakan anggaran pengadaan barang dan jasa, tentunya hal tersebut melalui beberapa mekanisme dan peluang yang ada. 

"Sedangkan untuk menampung sebanyak 12.417 tenaga honorer, sangat sedikit yang dapat ditampung. Kemungkinan dengan mekanisme yang masih ada, sekitar 20 persen tenaga honorer dapat ditampung," katanya. (000/Sumbar)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021