Pemprov Sumbar yang diwakili oleh Wakil Gubernur (Wagub) Nasrul Abit mengunjungi langsung korban bencana banjir dan longsor di Solok Selatan, Jumat (29/11/2019). (Foto : Ist)


Bencana

Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor Solsel

PADANG (SumbarFokus)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan barang-barang kebutuhan sehari-hari kepada korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Solok Selatan beberapa hari silam.

Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, Jumat (29/11/2019) sore di Kantor Camat Sungai Pagu. 

Wagub Sumbar Nasrul Abit mrngatakan, total bantuan yang serahkan senilai 635 juta rupiah, yang berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos), Pemprov Sumbar dan Badan ami zakat nasional (Baznas).


"Untuk pendistribusian bantuan tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Solok Selatan, tentu dengan catatan diberikan kepada yang benar-benar terkena dampak bencana ini," tegasnya.

Dari hasil peninjau ke lokasi dan setelah berdiskusi dengan masyarakat langsung, Nasrul Abit menuturkan, masyarakat meminta untuk dibersihkan kembali sawah-sawah mereka yang tertimbun oleh tanah, pasir dan batu-batu.

"karena itu cuma satu-satunya mata mencarian masyarakat setempat, kita berharap untuk pemulihan pasca bencana ada bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) nantinya, karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Solok Selatan sudah "ketok palu", makanya kita berharap bantuan dari Pusat. Dan informasi yang kita dapat, Kepala BNPB akan datang kesini dalam waktu dekat," harap Nasrul Abit.

Sementara itu, Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan, total kerugian akibat bencana ini senilai 57.358.450.000 rupiah.

"Kerugian rumah dan fasilitas umum mencapai 14.375.800.000 rupiah. Kerugian kerusakan irigasi dan sungai 41.960.000.000 rupiah, sedangkan kerusakan disektor pertanian senilai 1.022.650.000 rupiah. Sementara itu, untuk pengungsi atau yang terdampak pada dua kecamatan yakni sungai pagu dan koto parik gadang diateh sebanyak 12.000 jiwa," jelasnya.

Selain itu Muzni mengatakan masa tanggap darurat selama 14 hari, yakni sampai dengan 5 Desember 2019.  

Sebelum menyerahkan bantuan tersebut, Wakil Gubernur beserta Bupati Solok Selatan bersama rombongan melakukan peninjauan ke lokasi bencana, tepatnya di Nagari Pakan Rabaa Timur, di mana terdapat 190 KK atau 595 jiwa yang mengungsi disana.

Terkait penyebab terjadi bencana tersebut, menurut Wagub disebabkan tebing tebing yang teralu curam, intensitas hujan yang tinggi ditambah kontur tanah yang labil. (000)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      banjir