Pjs Bupati Pesisir Selatan Mardi. (Foto: Ist.)


Pemerintahan

Pemkab Pessel Terus Perkuat Sosialisasi Perda AKB

PAINAN (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), mengintensifkan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) provinsi setempat Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19. Sosialisasi difokuskan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan sanksi bagi oknum masyarakat pelanggar protokol kesehatan.

Disebutkan oleh Pjs Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Mardi, Sabtu (17/10/2020), menyebutkan bahwa pihaknya terus memperkuat sosialisasi, seperti yang dilakukan pada Selasa (6/10) dan diarahkan ke masyarakat umum, serta pada Kamis (15/10/2020) dan Jumat (16/10/2020) ke sejumlah pejabat.

Pejabat yang dimaksud, disebutkan, seperti kepala madrasah, SMP, SMA, SMK, koodinator pendidikan SD tingkat kecamatan serta wali nagari se-Pesisir Selatan.


Untuk penekanan sanksi pada perda dimaksud tercantum pada pasal 101 yakni setiap yang tidak memakai masker dikenakan sanksi administrasi mulai dari teguran lisan hingga denda Rp100 ribu.

Selanjutnya, jika pelanggaran dilakukan lebih dari satu kali dapat dipidana kurungan dua hari atau denda paling banyak Rp250 ribu.

Selain mencantumkan sanksi bagi perorangan, juga terdapat sanksi terhadap penanggungjawab kegiatan atau usaha yang melanggar kewajiban penerapan protokol kesehatan.

"Penanggungjawab kegiatan atau usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan diberi sanksi administrasi mulai teguran lisan sampai denda administrasi Rp500 ribu dan sanksi pidana kurungan satu bulan atau denda paling banyak Rp15 juta," ungkapnya.

Kepada peserta pihaknya berharap agar maksimal menyosialisasikan ketentuan yang ada di perda seluruh lapisan masyarakat agar mereka mengetahuinya dan melaksanakannya. (002)

 

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020