(Dirjen) Pembangunan Daerah Kemendagri Diah Indrajati didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Kadis PSDA Sumbar Rifda Suriani memberikan keterangan terkait pertemuan Regional OP-SDA di Padang, Selasa (18/8/2018) malam. (Foto: Wahyu)


Ekonomi

Pemeliharaan OP-SDA Penting untuk Ketahanan Pangan

PADANG (SumbarFokus)

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Diah Indrajati menyatakan Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) sangat penting untuk mendukung ketahanan nasional.

Dikatakan, upaya yang bisa dilakukan ialah dengan membangun infrastruktur pendukung pengelolaan air, seperti bendungan dan irigasi. Tapi tanpa pengelolaan yang baik, bendungan dan irigasi itu tidak akan mampu dimanfaatkan secara maksimal dalam jangka waktu yang lama, apalagi mendukung ketahanan nasional.

“OP-SDA ini merupakan tindak lanjut pembangunan insfrastruktur, terutama bendungan dan irigasi, untuk ketahanan nasional,” kata Diah di Padang Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (18/8/2018) malam.


Dengan demikian, Diah mengatakan, pertemuan 17 delegasi provinsi dari Pulau Sumatera, Jawa, serta Bali dalam Regional Operasi dan Pemeliharaan SDA Wilayah Barat Tahun 2018, selama empat hari yakni 18-21 September 2018 hari di Kota Padang ini bernilai penting.

Diah menekankan, pemeliharaan bendungan atau irigasi sangat perlu dilakukan. Menurutnya, hasil pembangunan fisik yang tidak dipelihara dengan baik tidak akan berfungsi dengan baik pula. Oleh karena itu, katanya, perlu ada SDM yang memadai agar OP lebih mantap, ideal, dan prima.

Sementara, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, menyebutkan pertemuan Dinas Pengelolaan SDA sangat penting bagi daerahnya. Ini juga mengingat Sumbar memiliki banyak sungai yang tersebar di berbagai daerah.

Dengan banyaknya sungai atau wilayah perairan tersebut, Sumbar diakui memang sangat rawan bencana, terutama banjir. Maka dengan adanya pertemuan ini, segala persoalan pengelolaan SDA, pangan, sekaligus dampak-dampak yang akan terjadi bisa mendapat solusi.

“Sumbar dari 19 kabupaten/kota memiliki banyak sungai dan hutan, makanya sangat terkenal dengan destinasi pariwisata air dan alam. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan segala persoalan tentang OP-SDA ini adanya solusinya, termasuk anggarannya,” ujar Irwan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar Rifda Suriani menambahkan bahwa selama ini irigasi yang ada di Sumbar memang butuh pemeliharaan. Tujuannya, bukan hanya untuk menimalisir bencana banjir, tapi juga berdampak pada ketahanan pangan di Sumbar ke depannya.

Kita Peduli!

“Banyak faktor untuk mencapai OP yang ideal, termasuk di dalamnya aset, sistem informasi, SDM, dan lainnya. Sayangnya, di Sumbar belum ada yang ideal, padahal jika irigasi yang ada saat ini berjalan lancar, otomatis akan berdampak pada perekonomian Sumbar yang lebih baik,” ujar Kadis PSDA Sumbar ini. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020