Pelabuhan Teluk Tapang, Pasaman Barat. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Pelabuhan Teluk Tapang Dinilai Penting bagi Perekonomian Pasbar

SIMPANG EMPAT (SumbarFokus)

Keberadaan Pelabuhan Teluk Tapang sangat penting bagi perekonomian Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), karena memberi pengaruh dan manfaat yang besar untuk masyarakat daerah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pasaman Barat Joni Hendri, Minggu (31/1/2021).

Menurutnya, Pelabuhan Teluk Tapang yang berada di perbatasan Sumatera Barat dan Sumatra Utara itu dinilai efektif untuk menopang pelabuhan Teluk Bayur.  Hasil bumi dari Pasaman, Pasaman Barat sekitarnya seperti Cruide Palm Oil (CPO), jagung maupun hasil tambang bisa dibawa keluar melalui pelabuhan itu.

Selama ini, semua hasil bumi itu dibawa menggunakan truk besar dari Pasaman ke Teluk Bayur di Padang dengan jarak tempuh lebih dari 140 kilometer dengan waktu tempuh sekitar lima jam. Selain tidak efektif dari segi waktu, puluhan truk besar yang melalui jalan itu setiap hari juga berpengaruh terhadap ketahanan kondisi jalan nasional sepanjang ratusan kilometer itu.


Saat ini, untuk bisa beroperasi, Pelabuhan Teluk Tapang Pasaman Barat yang berlokasi di Air Bangis itu tinggal menunggu pembangunan jalan menuju pelabuhan tersebut selesai, sehingga nantinya bisa menjadi akses untuk membawa hasil sumber daya alam Pasaman Barat melalui jalur laut.

Disebutkan, Pasaman Barat memiliki potensi bidang perkebunan kelapa sawit dengan luas tanam 101.402 hektare yang berproduksi 330.881 ton per tahun. Selain itu juga ada potensi jagung seluas 45.523 hektare dengan produksi 4,6 ton perhektar. Belum lagi potensi biji besi, mangan, granit dan lainnya.

Joni Hendri menjelaskan, saat ini pembangunan jalan senilai Rp74 miliar untuk 10 kilometer segera dilakukamln karena baru siap tender.

"Jalan yang sudah siap saat ini 9,7 kilometer dan ditambah 10 kilometer. Sedangkan total panjang jalan yang akan dibangun mencapai 42 kilometer. Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap karena sudah masuk dalam prioritas pemerintah pusat," katanya.

Menurutnya pembangunan jalan menuju Pelabuhan Teluk Tapang sudah masuk dalam RPJM nasional dengan dana Rp800 miliar.

"Mudah-mudahan jalan menuju pelabuhan dapat selesai sehingga memudahkan membawa sumber daya alam yang ada melalui jalur laut," harapnya. (002)

Kita Peduli!



 

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020