Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Gemala Ranti. (Foto: YEYEN)


Lain-lain

Pekan Kebudayaan Daerah Sumbar Kembali Digelar Setelah Vakum 8 Tahun, Ada Vaksinasi Gratis Juga

PADANG (SumbarFokus)

Dimulai tanggal 1 dan berakhir 5 Oktober ini, Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumatera Barat (Sumbar) digelar. Berlokasi di Taman Budaya dan Museum Adityawarman di Kota Padang, PKD Sumbar kali ini angkatkan tagline Merawat Ingatan.

“Kenapa harus Merawat Ingatan? Karena kita perlu mengingat unsur-unsur kebudayaan kita, jangan sampai lupa sejarah-sejarah tertentu, apa-apa yang dikerjakan selama ini,” sebut Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Gemala Ranti, Kamis (30/9/2021).

Dikatakan, akan ada pertunjukan seni multikultur juga, dengan sajian kultur dari Mandailing, Nias, India, Tionghoa, dan Mentawai. Selain itu, juga akan ada pamerah rempat, festival-festival, Forum Group Discussion (FGD) membahas permainan tradisional anak nagari, dan lainnya.


Pembukaan PKD sendiri akan berlangsung Jumat (1/1/2021) malam, tepatnya pukul 20.00 WIB, yang diiringi dengan pembukaan Pameran Jalur Rempah di Galeri Taman Budaya di Padang. Kemudian di hari kedua, Sabtu (2/10/2021), akan ada pameran kuliner, festival, diskusi terarah (FGD), dan pertunjukan multikultur dari etnis Nias.

Di hari ketiga, Minggu (3/1/2021), akan ada festival sipak rago, diskusi terarah, dan berbagai pertunjukkan, termasuk pertunjukan multikultur, di hari itu dari etnis India.

Hari keempat, Senin (4/1/2021), akan ada perlombaan, diskusi, dan berbagai pertunjukan. Selanjutnya di hari terakhir, Selasa (5/1/2021), digelar lomba baju kuruang basiba, berbagai pertunjukan, dan acara Penutupan.

Gemala Ranti menyatakan bangga dengan semangat panitia dan pegiat budaya menyambut PKD kali ini. Bahkan, di tengah cuaca yang tidak bersahabat pada Kamis (30/9/2021) para pegiat budaya dan panitia tetap melakukan persiapan lokasi dan tempat di tengah guyuran hujan lebat.

Diakui, telah delapan tahun lamanya PKD tidak pernah digelar di Sumbar, yang disebabkan kendala anggaran dan adanya masa pandemi.

“Kita aktifkan kembali agar teman-teman pegiat seni budaya bergerak. Peningkatan ekonomi juga terjadi,” sebutnya lagi.

Kita Peduli!

PKD, dijelaskan, merupakan turunan dari Pekan Kebudayaan Nasional, yang selain Provinsi, Kabupaten dan Kota hendaknya juga menggelar.

“semoga tahun depan (kabupaten dan kota) juga sudah bisa (menggelar masing-masing),” ujarnya.

 

Ada vaksinasi COVID-19 gratis

Sehubungan dengan rangkaian acara PKD, ternyata Dinas Kebudayaan Sumbar juga peduli terhadap upaya pencapaian vaksinasi COVID-19 di Sumbar. Ini ditunjukkan dengan adanya kegiatan vaksinasi COVID-19 gratis yang dilakukan seiring acara PKD oleh Dinas Kebudayaan Sumbar, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumbar, 2-4 Oktober ini.

“Boleh untuk siapa saja. Pelajar, lansia, yang penting ada tanda pengenal. Ada NIK,” ungkap Ketua Pelaksana PKD Sumbar, yang juga Kepala UPTD Taman Budaya, Hendri Fauzan, dalam kesempatan wawancara yang sama.

Ketua Pelaksana PKD Sumbar, yang juga Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan Sumbar, Hendri Fauzan. (Foto: YEYEN)

Dikatakan, untuk target peserta vaksinasi, jumlahnya tak dibatasi, asalkan masyarakat ingin divaksin, pihaknya siap melakukan vaksinasi.

“Namun demikian, pukul 16.00 WIB kita tutup untuk vaksinasi. Pelaku acara, pengunjung, siapa saja silakan datang untuk divaksin. Hal ini karena kita juga peduli untuk capaian vaksinasi meningkat,” sebutnya.

Untuk ruangan vaksin, disampaikan, juga dibedakan antara pria dan wanita.  Di sisi lain, protokol kesehatan tetap akan ketat diberlakukan.

“Yang tak pakai masker tak boleh masuk. Jika tak bermasker, kami telah menyediakan masker untuk dikenakan,” ujarnya. (003)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021




      sumbar