Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra. (Foto: Ist.)


Pemerintahan

Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan, Satpol PP Payakumbuh Akan Patroli ke Lokasi Salat Idul Adha

PAYAKUMBUH (SumbarFokus)

Untuk memastikan warga taati protokol kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar),  akan melaksanakan patroli ke beberapa pelaksanaan shalat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban di daerah itu.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra di Payakumbuh, Kamis (30/7/2020), mengatakan dalam patroli yang dilakukan tersebut, pihaknya fokus untuk mengingatkan pengurus masjid dan panitia kurban untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Untuk Idul Adha ini memang masjid-masjid di Payakumbuh telah dibolehkan untuk melaksanakan shalat Id, serta kurban. Tapi kami semaksimal mungkin akan memantaunya, apakah telah melaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan," jelasnya


Pihaknya juga akan menurunkan satu regu untuk melakukan patroli tersebut. Diakuinya, patroli tersebut tidak dilakukan ke seluruh lokasi, namun hanya beberapa titik.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra mengatakan bahwa dalam beberapa pekan terakhir pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait surat edaran Wali Kota Payakumbuh tentang protokol kesehatan saat pemotongan hewan kurban.

Ia menjelaskan beberapa aturan tersebut, yakni penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun dan air mengalir di lokasi pemotongan, petugas pemotongan dalam kondisi sehat, jumlah petugas dibatasi, petugas menggunakan baju lengan panjang dan alat pelindung diri.

Selanjutnya, pelaksanaan pemotongan hewan hanya boleh dihadiri oleh panitia pemotongan hewan dan peserta tidak dibolehkan untuk datang dan melihat proses pemotongan. Jika harus hadir, tetap patuhi protokol kesehatan.

"Serta, daging kurban diantar langsung ke rumah masing-masing. Sehingga tidak ada penumpukan atau kerumunan warga," sebutnya.

Selain itu, Depi juga mengimbau warga untuk segera melapor ke petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian, jika terdapat daging atau jeroan yang rusak.

Kita Peduli!

"Petugas kami akan ada di kantor pada hari kurban itu, jadi kalau ditemukan jeroan dan daging yang rusak segera melapor. Agar kami dapat memastikan bahwa daging tersebut layak dikonsumsi," tambah dia. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      payakumbuhsumbar