Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Peristiwa

Pasien COVID-19 Sumbar Dinyatakan Sembuh 18 Orang per Sabtu, Ini Rinciannya

PADANG (SumbarFokus)

“Total sampai hari ini, telah 443 orang Warga Sumbar terinfeksi COVID-19. Terjadi penambahan 5 orang lagi. Sembuh bertambah 18 orang, sehingga total sembuh 175 orang,” demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Barat (Sumbar), yang juga Kepada Diskominfo Sumbar, Jasman Rizal, Sabtu (23/5/2020).

Disebutkan, hingga pukul 08.00 WIB hari ini, kembali Dr. dr. Andani Eka Putra, M. Sc dan timnya membuat rekor baru dalam pemeriksaan sampel swab di Indonesia. Sejak kemarin, Jumat (22/5/2020), sampai subuh dinihari Sabtu ini, tim yang bekerja 22 jam di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi yang dipimpin sang dokter, berhasil memeriksa 1.154 sample swab warga Sumbar.

“Ini rekor tertinggi yang pernah dicapai di Indonesia,” ucap Jasman.


Dari hasil pemeriksaan, diketahui sebanyak 18 orang warga Sumbar mengalami kesembuhan dari penyakit COVID-19.

Para warga Sumbar yang dinyatakan sembut tersebut adalah sebagai berikut:

1. Wanita 54 tahun, warga Tarandam Kota Padang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital;

2. Wanita 29 tahun, warga Ujung Gurun, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari rumah sakit, pasien Semen Padang Hospital;

3. Pria 39 tahun, warga Lubuk Begalung, pekerjaan satpam puskesmas, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital;

4. Pria 69 tahun, warga Pegambiran Ampalu, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital;

Kita Peduli!

5. Wanita 26 tahun, warga Koto Pulai Koto Tangah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang;

6. Pria 42 tahun, warga Pasar Ambacang, pekerjaan karyawan PT Pelindo, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang;

7. Wanita 15 tahun, warga Pasar Ambacang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang;

8. Wanita 61 tahun, warga Pegambiran, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang;

9. Wanita 43 tahun, warga Batipuah Kabupaten Tanah Datar, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena sebagai petugas swab di RSUD Padang Panjang, pasien RSUD Padang Panjang;

10. Wanita 38 tahun, warga Koto Katiak Kota Padang Panjang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang;

11. Wanita 44 tahun, warga Ikua Lubuak Kota Padang Panjang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang;

12. Wanita 55 tahun, warga Kampuang Manggih Kota Padang Panjang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang;

13. Pria 57 tahun, warga Kampuang Manggih, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang;

14. Wanita 27 tahun, warga Kampuang Manggih, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang;

15. Pria 30 tahun, warga Kampuang Manggih, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang;

16. Pria 51 tahun, warga Pulau Punjuang Kab. Dharmasraya, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Sungai Dareh;

17. Wanita 50 tahun, warga Lubuk Lintah Kota Padang, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital; dan

18. Wanita 19 tahun, warga Ampang Karang Gantiang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital;

Penambahan 5 positif COVID-19 hari ini

Di sisi lain, hari ini juga dilaporkan terjadi penambahan positif COVID-19 sebanyak 5 kasus, yang semuanya berasal dari Kota Padang. Rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Pria 29 tahun, warga Kuranji, pekerjaan swasta, tidak ada riwayat kontak dan riwayat perjalanan, penanganan isolasi mandiri sementara;

2. Wanita 26 tahun, warga Parak Karakah, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara;

3. Pria 39 tahun, warga Lubuak Bagaluang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara;

4. Pria 40 tahun, warga Surau Gadang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara; dan

5. Pria 65 tahun, warga Siteba, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

“Dengan demikian, total yang telah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Sabtu 23 Mei 2020 adalah 443 orang, dengan rincian 120 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 43 orang, isolasi daerah 2 orang, Bapelkes 9 orang, BPSDM 59 orang, dan BPP Padang 11 orang. Kemudian, total yang meninggal dunia 24 orang, dan total yang sembuh 175 orang,” urai Jasman.

Disampaikan pula, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas Kabupaten Kota se Sumatera Barat, Sabtu 23 Mei 2020 pukul 14.00 WIB, diketahui jumlah total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.025 orang. Rinciannya yaiut orang yang dalam proses pemantauan 165 orang (karantina Pemda 59 orang dan 106 orang isolasi mandiri), dan yang selesai pemantauan 8.860 orang.

Kemudian, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 842 orang, di antaranya 45 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil laboratorium.  Kemudian yang dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 797 orang. (000)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018