Foto rumah isolasi Nagari Koto Baru. (Foto: WISNU A. UTAMA)


Pemerintahan

Nagari Koto Baru di Pasbar Siapkan 2 Rumah Isolasi, Kapasitas Masing-masing Belasan Tempat Tidur

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Sebagai langkah untuk penanganan pasien COVID-19, Pemerintah Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyediakan dua rumah isolasi dengan kapasitas 13 tempat tidur di masing-masingnya. Rumah isolasi ini dilengkapi sarana penunjang, dan akan diawasi oleh Satgas Nagari Koto Baru jika ditempati pasien yang terpapar COVID-19.

Diketahui, saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Nagari Koto Baru terus bertambah. Oleh karena itu, disebutkan Pj. Wali Nagari Koto Baru Martias, membuat dua rumah isolasi di tempat yang berbeda ini merupakan satu langkap yang dibutuhkan.

Disebutkan, selain belasan tempat tidur, rumah isolasi tersebut juga memiliki sarana penunjang lain seperti dapur dan tempat MCK. Jumlah tempat tidur di tiap kamar juga berbeda, untuk membuat penghuni merasa nyaman.

"Sampai hari ini, rumah isolasi Nagari Koto Baru belum ditempati oleh masyarakat yang positif COVID-19, sebab pasien positif masih bisa tertampung di BPKSDM Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Saat ini pasien juga bisa mendapatkan perawatan di RSUD Pasaman Barat dan Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat, meski demikian Satgas Nagari Koto Baru tetap bersiaga," sebutnya pada SumbarFokus, Kamis (15/7/2021).


Martias menambahkan, Satgas Penanganan COVID-19 di Nagari Koto Baru terdiri dari tim terpadu sudah mempersiapkan rumah isolasi ini sejak beberapa bulan terkahir. Satgas terus melakukan tracking dan testing jika ada masyarakat yang kontak erat dengan pasien terpapar COVID-19.

"Tim terpadu terdiri dari TNI, Polri, petugas medis, dan Pemerintah Nagari sudah disusun untuk membantu masyarakat yang terpapar COVID-19, dan sebagai upaya pencegahan dan membantu masyarakat terdampak COVID-19, baik secara ekonomi atau menurunya kondisi kesehatan," terangnya.

Dalma kesempatan itu, dia juga kembali menekankan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, agar penyebaran COVID-19 dapat dicegah, dan juga semua sarana prasarana yang telah disiapkan oleh Pemerintah Nagari untuk pencegahan dan penaganan bisa dimanfaatkan.

"Kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan seperti, memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak dan hindari kerumunan," ujarnya. (018)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021