Nasrul Abit. (Foto: Ist.)


Pemerintahan

NA Sebut Komunikasi Kunci Pembangunan Daerah

PADANG (SumbarFokus)

Kemajuan daerah, disebutkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit, salah satunya dipengaruhi oleh komunikasi yang terjalin baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Ini bahkan merupakan faktor penting yang menentukan kemajuan suatu daerah.

“Terlebih bagi Sumatera Barat, yang hingga saat ini masih sangat bergantung pada kucuran dana segar dari pemerintah pusat untuk menjalankan pembangunan,” sebut Nasrul Abit, baru-baru ini.

Berpengalaman sebagai kepala daerah selama hampir 20 tahun, Nasrul tahu betul bahwa komunikasi dengan pusat, dan siapapun yang berada di tampuk kekuasaan, harus selalu terjaga.


“PAD Sumbar itu kecil. Kontribusi APBD untuk pembangunan Sumbar tidak seberapa. Hampir 90 persen anggaran pembangunan berasal dari APBN. Jadi, mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus baik-baik’ engan pemerintah pusat. Seorang kepala daerah harus mampu menjlin kedekatan dengan pusat,” ujarnya.

Dikatakan oleh orang nomor dua Sumbar yang juga akan ikut bertarung dalam Pilkada 2020 nanti tersebut, kedekatan itutak harus dijalin melalui komunikasi-komunikasi formal. Akan tetapi, bisa dimulai lewat hal-hal sepele.

 “Bisa melalui randang dan sebagainya. Komunikasi yang dijalin tersebut bukan semata-mata karena ingin minta uang, tapi memang benar-benar menjalin kedekatan. Anggaran itu masalah belakangan,” kata mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode, yang juga tengah digadang berpasangan dengan Bupati Agam Indra Catri untuk Pilkada nanti.

Tak hanya dengan pemerintah pusat, hubungan yang baik juga harus terjalin antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota. Gubernur dan bupati atau wali kota harus bisa sejalan demi kemajuan Sumbar.

“Nanti akan dibuat semacam perjanjian kerjasama yang akan ditandatangani oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota seluruh Sumbar. Hal ini untuk memastikan bahwa pemprov dengan pemkab/pemko benar-benar sejalan. Sehingga, tak ada lagi yang namanya saling lempar kewenangan yang berujung pada terhambatnya pembangunan di Sumbar,” pungkasnya. (000/Hms-Sumbar)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      sumbar