Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki memberi penghargaan kepada Walikota Padang Panjang Fadly Amran. (Foto: Ist.)


Pemerintahan

Menkop dan UKM RI Apresiasi Pemko Padang Panjang

JAKARTA (SumbarFokus)

Dinilai punya potensi yang menarik, Pemerintah Kota Padang Panjang diapresiasi oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, khususnya terkait pengembangan koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Disebutkan, pihaknya mendukung penuh langkah Pemko dalam menginisiasi dan semangat untuk fokus pada UMKM sebagai ujung tombak ekonomi. Menteri menyampaikan hal ini di hadapan Walikota Fadly Amran dan Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Panjang dalam kegiatan presentasi Adaptasi dan Transformasi Koperasi dan UMKM Padang Panjang di Kemenkop UKM, Jakarta, Selasa (29/12/2020).

“Prinsip pendampingan, pengembangan, dan inkubasi yang dilakukan Rumah Wirausaha Padang Panjang, sejalan dengan visi Kemenkop UKM. Khususnya berkenaan dengan program-program terkait perbaikan proses bisnis, peningkatan kapasitas SDM, perluasan akses pasar dan upaya memunculkan local heroes UMKM. Ini kalau istilah saya, Paten! Perlu kita dukung dan semoga menjadi inspirasi bagi daerah lain,” pujinya.

Ditambahkan Teten, Padang Panjang memiliki potensi yang menarik dan harus dikonsolidasikan agar brand-nya kuat.


 “Misalnya, produk susu agar diperkuat, sehingga nantinya bisa memenuhi kebutuhan susu nasional yang sangat tinggi,” sebutnya.

Teten yang didampingi  Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim, Asisten Deputi Organisasi dan Badan Hukum Koperasi, Christina Agustin, Stafsus, Fiki Satari dan jajaran, mengapresiasi program yang dikembangkan Padang Panjang di bawah kepemimpinan Fadly Amran.

“Kreativitas, inovasi dan kolaborasi menjadi entry point dalam pengembangan UMKM dan kelembagaan koperasi. Terus terang, semangat untuk fokus pada UMKM sebagai keunggulan dan ujung tombak pelaku ekonomi Padang Panjang, saya apresiasi. Kita akan terus mendukung,” ucapnya.

Dalam presentasinya, Fadly Amran memaparkan tentang  pengembangan road map koperasi dan UMKM dalam upaya penguatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan keadilan ekonomi di Padang Panjang.  Di kota ini sudah diluncurkan program Rumah Wirausaha guna meng-upgrade para wirausahawan menjadi pengusaha yang handal dan mampu bersaing di tingkal lokal, nasional, bahkan internasional.

“Terkait pengembangan koperasi, Padang Panjang adalah kota pertama di Sumbar sebagai Kota Koperasi Syariah yang dilaunching gubernur Sumbar pada peringatan Hari Koperasi 22 Juli lalu. Di mana dari 45 jumlah koperasi saat ini, setengahnya sudah terkonversi menjadi koperasi syariah. Targetnya dalam 5 tahun periode RPJMD (red-2018-2023), seluruh koperasi sudah terkonversi menjadi koperasi syariah,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, juga didiskusikan mengenai kelembagaan dan digitalisasi koperasi, sinergisitas Rumah Wirausaha dengan program Kemenkop UKM, serta follow up penambahan Banpres UMKM. Dan Menteri Teten menyarankan agar dilakukan konsolidasi usaha perorangan dan usaha kelompok menjadi usaha koperasi dengan melakukan kolaborasi maksimal. (000)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021