Komisioner KPU Sumbar Gebril Daulay dan perwakilan Presiden Mahasiswa se-Sumbar menunjukkan bukti tuntutan yang telah ditandatangani pihak KPU Sumbar, Kamis (25/4/2019) di Padang. (Foto: Wahyu)


Politik

Menilai Banyaknya Kecurangan Pemilu, Ratusan Mahasiswa Protes ke Kantor KPU Sumbar

PADANG (SumbarFokus)

Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Sumatera Barat (Sumbar), melakukan unjuk rasa ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, sebagai bentuk protes banyaknya kasus kecurangan pelaksanaan Pemilu.

Diketahui, sejak pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019 yang lalu hingga saat ini, kedua belah pihak Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) terus saling klaim atas kemenangan versi masing-masing.

Hampir di setiap daerah, disebutkan, banyak kecurangan-kecurangan yang terjadi, terutama yang dilakukan oleh pendukung Capres dan Caleg 01. Kecurangan ini bahkan juga terjadi di berbagai TPS wilayah Sumbar, salah satunya di Pesisir Selatan.


"Buktinya, ada kebakaran puluhan kotak suara di Pesisir Selatan, artinya itu ada indikasi curang. Bisa saja itu dibakar, bukan terbakar," teriak mahasiswa, Rabu (25/4/2019) sore di Padang.

Kemudian, terkait pelaksanaan Pemilu, banyak masyarakat di daerah tidak bisa menunaikan hak pilih, dengan alasan surat suara habis, dan waktu pemilihan telah berakhir, meskipun belum melampaui batas waktu pemilihan.

KPU juga dinilai gagal melaksanakan Pemilu secara Luber-Jurdil (red-Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) dikarenakan banyak kasus surat suara yang sudah tercoblos, sebelum pemilihan berlangsung, serta penginputan data ke situs KPU yang tidak jujur dan netral, atau terkesan memihak ke salah satu pasangan calon.

"Dengan banyaknya kasus-kasus yang terjadi, artinya Pemilu tidak baik-baik saja. Ada sistem KPU yang salah. Kami bukan memihak siapapun, tapi kami butuh KPU netral dan transparan," kata Presiden Mahasiwa BEM KM Unand, Ismail Zainuddin dalam orasinya.

Sementara, Komisioner KPU Sumbar Gabril Daulay menanggapi bahwa KPU sangat transparan dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019 ini. Bahkan, semua masyarakat bisa ikut mengawasi jalannya proses Pemilu hingga saat ini, termasuk mahasiswa.

"Kami KPU netral. Kalau ada kasus-kasus kecurangan, dan dianggap tidak adil, silahkan sampaikan ke kami, asal ada bukti atau datanya," kata Gebril di hadapan ratusan mahasiswa.

Kita Peduli!

Dari pantauan SumbarFokus, proses unjuk rasa sekira dua jam berjalan damai dan tertib. Dalam pengamanan unjuk rasa ini, ratusan personel kepolisian diturunkan ke lokasi, baik dari Polresta Padang maupun Polda Sumbar. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021