Pecahan uang rupiah dari nominal Rp100 ribu hingga Rp2000. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Masyarakat Diimbau Tak Tukar Uang Pecahan kepada Jasa Penukar Uang di Jalanan

PADANG (SumbarFokus)

Momentum Ramadan, masyarakat punya kebutuhan khusus untuk menukarkan uang. Terkait ini, Walikota Padang Mahyeldi mengimbau agar masyarakat hanya menukarkan pecahan uang di tempat resmi, atau di lokasi layanan milik perbankan.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak Bank Indonesia terkait penukaran uang ini. Jangan kepada oknum yang tidak jelas di pinggir jalan," pesan Mahyeldi, Sabtu (11/5/2019).

Ia mengingatkan, hal ini karena menyadari menjelang Lebaran akan banyak oknum-oknum yang menawarkan jasa penukaran uang, terutama di pinggir jalan di Kota Padang. 

Iklan Dalam Berita

"Oknum ini merugikan masyarakat, sebab jumlah uang ditukar tidak sama dengan yang didapat. Kalau ada, kita beri sanksi tegas," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala BI Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) Wahyu Purmana A, juga telah mengingatkan agar masyarakat tidak menukar uang kepada jasa penukar uang di jalanan karena dinilai merugikan. 

Dikatakan, tahun ini terdapat 19 lokasi pelayanan penukaran uang di Sumbar. Semuanya atas sinergisitas BI Sumbar dengan perbankan setempat. Lokas itu tujuh di Padang dan 12 di kabupaten/kota.

"Jangan menukarkan uang ke oknum di jalanan, sebab bisa berisiko. Misalnya adanya uang palsu, serta jumlah yang ditukar berbeda dengan yang diterima," tegasnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *