Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Masih Rendah, Serapan Belanja Solsel Baru Rp190 Miliar

PADANG ARO (SumbarFokus)

Kepala Bidang Akuntasi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan Yoni Elfis di Padang Aro, Kamis (3/6/2021), mengungkapkan bahwa serapan belanja Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), hingga 31 Mei 2021 baru mencapai Rp190 miliar atau 21,9 persen dari anggaran tersedia Rp864,1 miliar, dengan serapan terbesar untuk belanja operasional mencapai Rp165,6 miliar.

"Serapan anggaran masih rendah, karena beberapa kegiatan pelaksanaannya baru mulai di triwulan dua serta menunggu realisasi dari refokusing," sebutnya.

Dia menjelaskan, dari segi belanja daerah paling tinggi realisasinya di belanja operasional dari anggaran tersedia Rp622,3 miliar sudah terserap Rp165,6 miliar atau 26,6 persen. Belanja operasi katanya dibagi beberapa bagian yaitu belanja pegawai dari anggaran Rp371 miliar sudah terserap Rp135,6 miliar atau 36 persen.


Selanjutnya belanja barang dan jasa anggarannya Rp219,6 miliar terserap Rp28,4 miliar atau 12,9 persen, belanja hibah terealisasi 5,2 persen dari anggaran Rp29,6 miliar serta belanja bantuan sosial dari anggaran Rp1,9 miliar masih belum ada realisasinya. Sedangkan untuk belanja modal katanya dari anggaran Rp143,2 miliar baru terserap Rp513,7 juta atau 0,3 persen.

Untuk belanja modal paling besar alokasinya untuk belanja modal jalan, jaringan dan irigasi sebanyak Rp82,8 miliar baru terealisasi Rp54,7 juta atau 0,06 persen. Serapan paling tinggi di sektor belanja modal yaitu belanja peralatan dan mesin yaitu Rp402 juta atau 1,8 persen dari anggaran Rp21,9 miliar. Terakhir belanja transfer dari anggaran tersedia Rp96,5 miliar baru terserap Rp23,8 miliar atau 24,6 persen.

Dia menyebutkan, untuk pendapatan daerah sudah terealisasi 34,5 persen yaiti Rp284,8 miliar dari anggaran Rp824 miliar.

Untuk pendapatan asli daerah (PAD) dari target Rp75 miliar sudah tercapai 12,5 miliar atau Rp16,7 persen. Sumber PAD Solok Selatan berasal dari pajak, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021