Semen Padang Hospital. (Foto: NEDIA)


Peristiwa

Masih Puluhan, 5 Daerah Menyumbang Tambahan Kasus COVID-19 Sumbar Hari Ini Termasuk Bukittinggi

PADANG (SumbarFokus)

Sebanyak 23 orang warga Sumbar dikonfirmasi positif COVID-19 hari ini, Sabtu (8/8/2020). Dengan demikian, jumlah total warga Sumbar yang dikonfirmasi positif COVID-19 menjadi 1.102 orang. Di sisi lain, yang sembuh juga bertambah 5 orang hari ini, sehingga total sembuh menjadi 802 orang.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal, Sabtu (8/8/2020), melalui keterangan resmi di sore hari.

Lima daerah di Sumbar menyumbang data penambahan kasus COVID-19 hari ini, yaitu Kota Padang (17 orang), Kota Solok (2 orang), Kabupaten Solok (1 orang), Kabupaten Pasaman Barat (2 orang), dan Kota Bukittinggi (1 orang).


“Sementara, mereka yang dirawat di berbagai rumah sakit 117 orang atau 10,6 persen; yang isolasi mandiri sebanyak 106  orang atau 9,6 persen; yang isolasi di Daerah 16 orang atau 1,5 persen; yang diisolasi BPSDM 27 orang atau 2,5 persen; dan yang meninggal dunia sebanyak 34 orang dari jumlah keseluruhan yang terjangkit, atau 3,1 persen,” urai Jasman.

Jumlah 23 di hari ini sendiri merupakan hasil dari pemeriksaan terhadap 1.929 sampel oleh Lab Fakultas Kedokteran UNAND (1.872 spesimen) dan Lab Veterenir Baso Agam (57 spesimen), di bawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

Rincian dari penambahan kasus di Sumbar hari ini adalah sebagai berikut:

Kota Padang

1. Wanita 10 tahun, warga Tanah Sirah Piai, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

2. Wanita 43 tahun, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RS Unand;

Kita Peduli!

3. Wanita 21 tahun, warga Tanah Sirah Piai, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

4. Pria 20 tahun, warga Flamboyan Baru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

5. Pria 21 tahun, warga Flamboyan Baru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

6. Wanita 55 tahun, warga Flamboyan Baru, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

7. Pria 56 tahun, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

8. Wanita 56 tahun, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

9. Pria 40 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

10. Wanita 45 tahun, warga Alai Parak Kopi, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

11. Pria 48 tahun, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

12. Pria 21 tahun, warga Alai Parak Kopi, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

13. Wanita 30 tahun, warga Korong Gadang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

14. Bayi (perempuan) 7 bulan, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

15. Batita (laki-laki) 2 tahun, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

16. Wanita 49 tahun, warga Gurun Laweh, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 31 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara; dan

17. Pria 34 tahun, warga Ulak Karang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok

1. Pria 13 tahun, warga Sinapa Piliang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara; dan

2. Pria 15 tahun, warga Tanjuang Paku, status pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara;

 

Kabupaten Solok

1. Wanita 65 tahun, warga Bukik Sundi, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Pasaman Barat

1. Pria 30 tahun, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat; dan

2. Wanita 25 tahun, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.

Kota Bukittinggi

1. Wanita 26 tahun, warga Parik Antang, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara, pasien sembuh sebanyak 5 orang, rinciannya:

1. Pria 48 tahun, warga Mato Aia, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang;

2. Pria 46 tahun, warga Koto Lua, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang;

3. Pria 31 tahun, arga Kampuang Jao, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien karantina BPSDM;

4. Pria 33 tahun, warga Padang Lua Kabupaten Agam, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan pasien karantina BPSDM, pasien karantina BPSDM; dan

5. Pria 43 tahun, warga Indaruang, pekerjaan Swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.

(000)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      covidsumbar