Perahu layar sampan. (Foto: Hendrianto L Raja)


Pariwisata

Lomba Perahu Tradisional  FPM Kembali Digelar di Pantai Jati Desa Tuapeijat

Lomba Perahu Tradisional  FPM Kembali Digelar di Pantai Jati Desa Tuapejat 2019

TUAPEIJAT (SumbarFokus)

Setelah sukses tahun lalu, lomba perahu Sampan (Abak) layar tradisional kembali digelar akhir pekan ini di Pantai Dusun Jati Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Mentawai Edi Sukarni, selaku Koordinator kegiatan tersebut, mengatakan kepada wartawan baru-baru ini, kegiatan itu merupakan yang ke-dua kalinya dengan sponsor yang berbeda.

“Tahun lalu itu baru perdana. Iide lomba perahu layar ini muncul ketika kita sedang ngobrol sambil minum kopi di kedai dengan para pengusaha yang menjadi sponsor waktu itu dari Suzuki,”katanya, Minggu (30/6/2019).


Di kegiatan yang ke-dua ini, disampaikan Edi, telah disediakan hadiah dengan nilai total Rp10 Juta. Selain itu, juga terdapat doorprize untuk pengunjung yang beruntung mendapatkan hadihnya. Edi menyebutkan juga,  lomba perahu layar tradisional tersebut merupakan salah satu upaya melestarikan alat transportasi masyarakat Mentawai di waktu dulu kala, sebelum ada mesin tempel atau boat.

“Sekarang sudah jarang dan bahkan sudah tidak ditemukan lagi masyarakat Mentawai yang menggunakan layar. Nah, dengan adanya kegiatan perlombaan perahu layar ini, akan mengingatkan kembali kepada anak-anak generasi Mentawai, begini loh,,perahu layar itu. Jangan sampai hanya tinggal cerita saja,” tutur Edi.

Sementara, Ketua Komunitas Surfing Ag’gau Boardriders Irwanto selaku koordinator pelaksana mengatakan, pihaknya sangat mendukung diadakannya kegiatan tersebut.

“Semua anak-anak Ag’gau berpartisipasi untuk mendukung suksesnya acara ini, dan seperti tahun lalu masyarakat sangat mendukung sekali kegiatan ini. Sekaligus Kita mempromosikan Pantai Jati yang merupakan destinasi wisata pantai ini,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pedagang di sekitar pantai jati untuk memanfaatkan momen tersebut berjualan makanan dan minuman atau kuliner pantai.

“Saya sudah mengajak dan mengimbau para pengusaha jualan makanan dan minuman, sepanjang acara berlangsung dari 29 Juni yang rencananya dibuka langsung oleh Bupati Mentawai dan berakhir 1 Juli 2019, agar bisa dimanfaatkan," tambah Edi.

Pada pelaksanaanya, dijelaskan, masing-masing perahu bermuatan dua orang peserta dan dilengkapi dengan pelampung rompi, kemudian akan melewaiti rute yang disiapkan oleh panitia sekaligus dengan atuaran mainnya.

“Harapan kita semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Untuk keamanan peserta disedikan rompi pelampung, dan nanti akan ada juga petugas yang mengawasi,” tambahnya.(017)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *