Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Pendidikan

Lima Puluh Kota Terapkan Belajar Daring setelah Ditetapkan Zona Merah COVID-19

SARILAMAK (SumbarFokus)

Menyusul daerah ditetapkan sebagai zona merah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) kembali menerapkan proses pembelajaran dari rumah atau daring bagi sekolah di satuan pendidikan. Dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota Indrawati, Kamis (!5/4/2021), dilaksanakannya kembali sekolah atau belajar dari rumah ini ini juga sesuai dengan SKB 4 menteri dan Perda no 6 Provinsi Sumatera Barat.

"Jika daerah dinyatakan Zona Merah COVID-19 maka tidak diperbolehkan belajar tatap muka, karena sangat berisiko bila dilaksanakan. Karena kita mengutamakan keselamatan, kesehatan anak-anak dan guru,” ujarnya.

Hal ini juga telah ditindaklanjuti sesuai dengan Surat Edaran Bupati Limapuluh Kota nomor 420/903/3/DPK-LK/IV/2021 yang ditandatangani Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri pada 14 April 2021.


Dalam surat tersebut tertulis, berdasarkan hasil update zonasi indikator Kesehatan Masyarakat (IKM) pada minggu ke 57 pandemi COVID-19 Sumbar, Lima Puluh Kota dinyatakan Zona Merah.

Berdasarkan koordinasi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan setempat bersama Bupati Lima Puluh Kota pada Senin 12 April kemarin, maka diatur ketentuan dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah di kabupaten tersebut.

Berdasarkan itu, pelaksanaan belajar untuk saat ini dilakukan dari rumah sampai dengan daerah tersebut kembali ditetapkan zona kuning. (002)


 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020