Pemusnahan knalpot bolong di Polresta Padang, berasal dari motor-motor yang dipakai untuk balapan liar. (Foto: Ist.)


Hukum

Lebih dari 100 Knalpot Bolong Motor Balapan Liar Dimusnahkan Polresta Padang

PADANG (SumbarFokus)

Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (13/2/2020), menyatakan bahwa penggunaan knalpot bolong dan tidak sesuai ketentuan di Padang banyak dikeluhkan masyarakat karena meresahkan.

Terkait ini, Polresta Padang memusnahkan 168 knalpot bolong hasil penindakan dari aksi balap liar serta razia. Pemusnahan knalpot itu dilakukan di Kantor Polresta Padang dengan cara dipotong.

Diketahui, knalpot tersebut adalah hasil penindakan yang dilakukan di daerah setempat sejak awal Januari 2020.


"Penindakan selama satu bulan terakhir, kita selalu menerima laporan masyarakat bahwa sering terjadi balap liar, rata-rata mengunakan knalpot bolong," kata Kapolres.

Knalpot berasal dari sepeda motor dan mobil yang ditindak ketika petugas menggelar razia dan operasi rutin antisipasi balap liar setiap malam minggu. Knalpot yang disita serta dimusnahkan oleh polisi memiliki berbagai ukuran, merek, serta jenis.

Yulmar menegaskan pihaknya akan terus menekan perbuatan melanggar hukum dengan menggelar razia serta operasi. Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan knalpot bolong dan tidak sesuai ketentuan, terutama para orang tua untuk mengawasi anak masing-masing.

Pada bagian lain, untuk para pemgendara yang melanggar juga ditindak dengan pasal 285 ayat (1) Undang-undang 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan denda sebesar Rp1 juta. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018