PT KAI Divre II Sumbar gandeng Komunitas Kopi Nusantara dalam Ngopi Bareng KAI di Padang, Selasa pagi (12/3/2019).


Ekonomi

Layanani Penumpang, PT KAI Gelar "Ngopi Bareng KAI" di Stasiun

PADANG (SumbarFokus)

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Divisi Regional II, Sumatera Barat (Divre II Sumbar), Selasa pagi (12/3/2019) menggandeng Komunitas Kopi Nusantara dalam acara Ngopi Bareng KAI di stasiun kereta api Jalan Simpang Haru Padang.

Berbagai jenis kopi terbaik lokal dan beberapa daerah di Indonesia, hadir pada kegiatan tersebut. Para pakar kopi yang tergabung dalam komunitas kopi, sibuk meracik kopi di setiap stand yang disediakan oleh PT KAI, untuk dibagikan secara gratis kepada penumpang.

"Ngopi Bareng KAI ini sudah yang ketigakalinya sejak tahun 2018 lalu. Antusias penumpang cukup tinggi," kata Manager Operasional PT KAI Divisi Regional II Sumbar, Roeslan kepada awak media.


Pada tahun 2019 ini, kata Roeslan, Ngopi Bareng KAI ini selain di Kota Padang, juga dilaksanakan di 17 kota, 15 stasiun, dan 36 kereta api lainnya di Indonesia. Bahkan, tahun ini PT KAI Divre II Sumbar ditunjuk sebagai penyelenggara.

"Kegiatan Ngopi Bareng KAI ini kiata merangkul seluruh komunitas pecinta kopi. Baik barista dan pengusaha kopi lokal," sebut Roeslan.

Dikatakan Roeslan, bahwa kegiatan ini digelar sebagai wujud untuk memunculkan produk kopi lokal, sekaligus bukti kepedulian PT KAI terhadap pelanggan. Misalnya memberikan edukasi dan wawasan tentang kopi, agar produk kopi lokal asli Indonesia bisa bersaing dengan produk luar negeri.

Komunitas Kopi Nusantara dari Jogjakarta, Puken menambahkan Ngopi Bareng KAI dilaksanakan mulai Senin kemarin, di Stasiun Kereta Api Padang. Ngopi Bareng KAI bekerjasama dengan berbagai perwakilan Komunitas Kopi Nusantara yang ada di Indonesia.

“Komunitas Kopi Nusantara ini pusatnya di Yogjakarta dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Rencananya, melalui ivent Ngopi Bareng KAI ini, juga akan dibentuk Komunitas Kopi Nusantara Cabang Padang,” terangnya.

Dengan hadirnya Komunitas Kopi Nusantara Cabang Padang ini, Puken sangat berharap dapat ikut andil memberikan edukasi kopi ke tengah masyarakat. Baik itu edukasi cara minum kopi yang benar hingga edukasi kepada petani cara menanam kopi yang benar.

“Dengan mengedukasi petani, maka kopi yang dihasilkan petani semakin dapat diterima pasar dan bisa di bawa ke luar negeri,” sebut Puken.

Puken mengaku, iven Ngopi Bareng KAI ini diselenggarakan dikarena pihaknya tertarik dan senang dengan kopi. Sekaligus katanya, kita pengen ngangkat kopi Indonesia agar lebih terkenal, serta bisa diminum oleh masyarakat Indonesia dengan harga yang lebih pantas.

Diakuinya, Komunitas Kopi Nusantara sudah memiliki MoU khusus dengan PT KAI dalam penyelenggaraan iven festival kopi. Bahkan, Komunitas Kopi Nusantara sudah memiliki 1000 lebih anggota yang tersebar di Indonesia. Selain itu, pihaknya juga banyak menggelar berbagai iven lainnya.

“Anggota Komunitas Kopi Nusantara terdiri terdiri dari pejabat, pengusaha dan petani kopi. Dalam waktu dekat juga di Wonosobo, kita juga akan gelar Festival Kopi,” imbuhnya.

Dengan adanya iven Ngopi Bareng KAI ini, bisa dijadikan sebagai momentum yang membuat komunitas ini semakin berkembang. Dimaksudkannya, komunitas ini bergerak dari Yogjakarta ke seluruh kota menemui pemilik kedai kopi untuk merangkul mereka.

Dalam penyelenggaraan dan mengikuti berbagai iven festival kopi, baik itu kecil dan besar, ia mengakui bahwa animo masyarakat cukup tinggi terhadap kopi. Bukan saja animo di dalam negeri, tetapi juga masyarakat di luar negeri.

“Bahkan, Komunitas Kopi Nusantara ini, sudah pernah melaksanakan ivent di Kuwait dan Swedia,” pungkasnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018