Ketua Koperasi Makmur, Kaminar (pakai kaca mata) saat mengikuti Pameran Porprov Fair Sumbar di VII Koto Sungai Sariak. (ist)


Ekonomi

Koperasi Makmur Manfaatkan Porprov untuk Berpromosi

PARIT MALINTANG (SumbarFokus)

Koperasi Makmur di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mempromosikan produk industri kecil menengah (IKM) yang diproduksi anggotanya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Fair di VII Koto Sungai Sariak, Senin (26/11/2018).

Menurut Kaminar, Ketua Koperasi Makmur saat mengikuti pameran di pekan olahraga bergengsi tingkat Sumbar itu di VII Koto Sungai Sariak, sebagian besar anggota koperasi simpan pinjam yang merupakan pelaku IKM itu sengaja mengambil kesempatan ajang Porprov ini untuk mengenalkan produk mereka.

Dikatakannya pelaku IKM yang menjadi anggota koperasi tersebut bergerak dalam berbagai bidang usaha, di antaranya kuliner, kerajinan tangan, dan usaha sablon baju kaus.


“Sebagai pelaku usaha yang bergerak di bidang industri maka pemiliknya harus meningkatkan promosi agar produk yang dihasilkan dikenal oleh masyarakat luas sehingga dapat meningkatkan pendapatan. Maka ajang Porprov ini sangat tepat sebagai sarana berpromosi,” kata dia.

Namun kata dia menambahkan, karena keterbatasan dana dan waktu serta pelaku IKM disibukkan pula dengan produksi sekaligus menjual hasil produksinya, maka pihaknya ikut membantu mempromosikan produk anggota ke sejumlah pameran, di antaranya ketika pembukaan Tour de Singkarak dan Pameran Porprov Fair ini.

Melalui promosi yang telah dilakukan Koperasi Makmur selama ini kata dia, telah membuahkan hasil dengan banyaknya pejabat di pemerintahan setempat yang membeli produk dari anggota koperasinya, seperti tempat kerajinan tangan dari lidi yang digunakan untuk permen dan piring nasi.

Bahkan kata Kaminar, produk kerajinan tangan tersebut telah dipasarkan ke sejumlah daerah di antaranya Bengkulu dan Jakarta.

“Kita juga menjual produk anggota di setiap pameran dengan sistem jasa yang biayanya Rp1.000 per produk yang terjual. Harga produk yang kami jual tidak mahal-mahal, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp75 ribu. Hasil keuntungan atau jasa tersebut dimasukkan ke dalam kas koperasi," kata dia.

Ia menyebutkan, semenjak berdiri empat tahun lalu saat ini koperasi tersebut telah memiliki anggota 33 orang dengan aset yang dimiliki mencapai Rp38 juta. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018