KPUD Agam. (Foto: ANIZUR)


Lain-lain

Klaster Pilkada Wabah COVID-19 Muncul di Agam

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Agam telah menyatakan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan tahapan Pilkada. Namun kenyataannya, dari lonjakan kasus positif COVID-19 hari ini yang terjadi di Kabupaten Agam sebanyak 34 kasus, 8 orang di antaranya adalah penyelenggara Pilkada 2020 (red-yang di data sebelumnya diketahui berjumlah 9), dan 4 orang di antaranya berasal dari KPU Agam dan 4 orang dari Bawaslu Agam. Hal tersebut membukukan daftar klaster baru wabah COVID-19 di Agam.

Ini dikemukakan oleh Ketua LSM Garuda Sumbar Bujang Rahmat, Rabu (16/9/2020). Menurutnya, dengan munculnya klaster Pilkada tersebut membuktikan bahwa KPUD Agam belum sepenuhnya melaksanakan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penularan wabah COVID-19.

"Ada dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam proses pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah yang berlangsung beberapa waktu lalu sehingga menyebabkan terpaparnya komisioner KPUD Agam dan Bawaslu Agam COVID-19," ujarnya.


Diakui, ia sendiri melihat saat pendaftaran bapaslon saja sudah terjadi pelanggaran protokol kesehatan dengan membawa sejumlah pendukung dan melakukan pengerahan massa dalam proses pendaftaran.

"Walaupun itu hanya sebatas gerbang KPUD Agam, berkerumun itu melanggar protokol kesehatan," sebut Rahmat.

Rahmat menekankan, jika pelaksanaan protokol kesehatan memang sulit dilakukan oleh KPUD Agam, sebaiknya tahapan pilkada ini ditunda.

"Sebaiknya ditunda saja dulu, jika tidak akan menambah daftar kasus COVID-19 dari klaster Pilkada ini," ulasnya.

Sementara, sambil membenarkan adanya empat orang di Bawaslu yang terkonfirmasi positif, Ketua Bawaslu Agam Elvys membantah adanya pelanggaran protokol kesehatan dalam proses pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah yang berlangsung 4 sampai 6 September 2020 lalu.

Disebutkannya, dalam proses pendaftaran bapaslon, KPUD sudah melaksanakan protokol kesehatan lebih ketat.

Kita Peduli!

Selain dicek suhu tubuh dan mencuci tangan, seluruh bapaslon sudah memakai masker. Tak hanya itu pendamping bapaslon yang masuk ke ruang pendaftaran juga dibatasi.

"Selain memakai masker seluruh komisioner dan staf KPUD Agam juga melindungi wajahnya dengan memakai face shield. Saya rasa KPUD sudah sangat safety dalam pelaksanaan saat pendaftaran tersebut," ujar Elvys.

Sebelumnya, diketahui dari Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GT2P) COVID-19 Kabupaten Agam Martias Wanto Dt. Maruhun dari 34 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini di Agam, 8 di antaranya, masing-masing, 4 orang dari KPU Agam yang terdiri 2 komisioner, RA, dan AH, 2 sekretariat, VE, dan S.

Ditambahkan, sementara dari Bawaslu Agam, yang terkonfirmasi positif yakni 2 komisioner Bawaslu dengan inisial EF dan I, serta dua orang staf dengan inisial ID dan N. (007)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      agam