Tim pemeriksa datang ke rumah OTG yang jadi kasus pertama positif COVID-19 di Agam. (Foto: Ist.)


Peristiwa

Keseharian Dagang di Payakumbuh, Seorang Warga Terjangkit dan Jadi Perdana Positif COVID-19 di Agam

AGAM (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten Agam, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GT2P) COVID-19, mengumumkan kasus perdana warganya terkonfirmasi positif COVID-19.

Ketua GT2P COVID-19 Agam Martias Wanto Dt. Maruhun menyebutkan, laki-laki berinisial J yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) merupakan warga Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“OTG berusia 62 tahun ini berprofesi sebagai pedagang di sebuah pasar di Payakumbuh, sehari-hari bolak-balik ke Kota Payakumbuh. Status OTG diberlakukan setelah keluar hasil pemeriksaan swab siang ini (red-Jumat, 1/5/2020). Yang bersangkutan tercatat pernah berinteraksi dengan korban positif COVID-19 di Kota Payakumbuh," terang Dt.  Maruhun, Jumat (1/5/2020) malam.


Disebutkan, yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri di rumahnya sejak Senin, (27/4/2020). Siang tadi tim GT2P COVID-19 Agam bersama tim Puskesmas Padang Tarok sudah melakukan tracking pertama. Hasil sementara, sampai pagi tadi, Jumat (1/5/2020), sebanyak 15 orang tercatat pernah kontak dengan yang bersangkutan.

“Sebagai langkah awal, semua yang terdata Kita minta untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing dan akan diawasi oleh petugas dari Puskesmas Padang Tarok,” tutur Dt. Maruhun.

Sementara, bagi 15 orang tersebut, pemeriksaan swab direncanakan akan dilakukan di Labor Balai Veteriner Baso besok, Sabtu (2/5/2020).

Disebutkan, untuk tracking ke-dua akan diumumkan oleh Walinagari Padang Tarok kepada masyarakat untuk mengetahui semua orang yang pernah kontak dengan OTG yang bersangkutan 14 hari yang lalu.

“Kepada orang yang pernah berinteraksi dengan korban diharapkan untuk melaporkan diri ke walinagari  atau Puskesmas Padang Tarok,” pinta Sekdakab Agam tersebut.

Sampai hari ini, warga Agam berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah sebanyak 63 orang, angka ini turun dari hari sebelumnya yang 76 orang. Sebanyak13 orang telah menyelesaikan proses isolasi di rumah masing-masing.

Kita Peduli!

Sementara, positif COVID-19 berjumlah 1 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 11 orang, naik 2 orang dari hari sebelumnya.

Data PDP sebanyak 11 orang adalah sebagai berikut:

a. Dirawat di RSUD Lubuk Basung sebanyak 2 orang,

b. Dirawat di RSUD Pariaman sebanyak 1 orang,

c. Dirawat di RSUP M. Djamil sebanyak 0 orang,

d. Dirawat di RSAM Bukittinggi sebanyak 1 orang,

e. Isolasi mandiri sebanyak 7 orang.

“Mari kita semua berdoa, semoga pandemi COVID-19 segera berakhir,” ujar Dt. Maruhun. (007)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam