Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Kenapa MUI Provinsi se-Indonesia Tolak RUU HIP? Ini Kata Buya Gusrizal

PADANG (SumbarFokus)

Diketahui, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan 34 Dewan Pimpinan MUI Provinsi se-Indonesia sepakat menolak tegas Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Kesepatakan ini terlihat dari keluarnya Maklumat bernomor Kep-1240/DP-MUI/VI/2020 pada Jumat (12/6/2020). Terkait hal tersebut, pada SumbarFokus, Ketua Umum MUI Sumatera Barat (Sumbar) Buya Gusrizal Gazahar Dt Palimo Basa memberi penjelasan, baru-baru ini.

Buya menyampaikan, Maklumat MUI itu membawa pesan yang cukup banyak. Kesedihan, kegelisahan, dan juga ketersinggungan dengan keberadaan RUU Haluan Ideologi Pancasila tersebut disampaikan melalui Maklumat tersebut.

"Kenapa ada dalam poin-poin Maklumat itu yang berisi peringatan kepada Pemerintah bila mengabaikan maklumat ini (poin 8)? Karena ini menyangkut dasar negara dan eksistensi agama yang menjadi bangunan jiwa bangsa ini!" tegas Buya.


Menurut Buya, HIP akan menempatkan agama sebagai pelengkap dan menjadikannya sebagai produk budaya, yang artinya itu adalah pelecehan sekaligus pengosongan ruh yang menegakkan bangsa ini.

Karena itu, Pimpinan MUI, baik di Pusat maupun di Daerah, melihat negara dan bangsa ada dalam kondisi berbahaya bila ini dibiarkan.

"Mencincang, memeras dan mereduksi Pancasila hingga menjadi eka sila, jelas-jelas merupakan pengkhianatan terhadap nilai-nilai yang diperjuangkan oleh para pejuang kemerdekaan ini dengan darah dan nyawa,” tambah Buya.

Ditekankan juga, dengan adanya RUU HIP tersebut, tidak lagi ada misi tersembunyi yang bisa diperkirakan, akan tetapi sudah terang-terangan ada upaya pengulangan sejarah penyusupan paham komunisme ke dalam kehidupan berbangsa.

"Imbauan ulama kepada penguasa dan umat, serta rakyat negeri ini, tak akan berhenti sampai Kita bisa terus menjaga nilai-nilai yang menjadi amanah di pundak kita yaitu Pancasila dan UUD 45, yang telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini dan sila pertama adalah jiwa dari sila-sila lainnya," sebutnya. (000/003/Hms-Sumbar)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018