Kerja sosial diwajibkan sebagai sanksi permulaan bagi pelanggar Perda AKB. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Kembali Jerat Pelanggar, Operasi Yustisi di Painan Jaring 35 Orang

PAINAN (SumbarFokus)

Sebanyak 35 orang wagra terjaring dalam gelaran operasi yustisi dalam penegakan Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 06 tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (21/10/2020).

"Operasi hari ini digelar di Kecamatan Koto XI Tarusan dan kami menjaring 35 orang pelanggar," kata Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pesisir Selatan, Dailipal di Painan.

Disebutkan, telah total 124 orang warga terjaring sejak operasi yustisi digelar pertama kalinya.


"Untuk saat ini terhadap para pelanggar kami masih menerapkan sanksi sosial berupa penggunaan rompi bertuliskan "saya pelanggar protokol kesehatan", dan membersihkan fasilitas umum," ujar Dailipal.

Terhadap para pelanggar, pihaknya juga melakukan pendataan, karena jika sewaktu-waktu mereka kembali melanggar maka akan diberikan sanksi sesuai Perda AKB.

Pada pasal 101 di perda tersebut dibunyikan bahwa setiap yang tidak memakai masker dikenakan sanksi administrasi mulai dari teguran lisan hingga denda Rp100 ribu. Berikutnya, jika pelanggar melakukannya lebih dari satu kali, maka dapat dipidana kurungan selama dua hari atau denda paling banyak Rp250 ribu.

Selain mencantumkan sanksi bagi perorangan pada perda itu juga terdapat sanksi bagi penanggungjawab kegiatan atau usaha yang melanggar kewajiban penerapan protokol kesehatan. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020