Rambu Max 8 ton jelas terpampang di ruas jalan yang dimaksud warga. (Foto: Afrizon)


Ekonomi

Kelebihan Muatan, Warga Stop Truk Perusahaan Sawit di Pasbar

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Sejumlah warga Kampung Masjid Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menghentikan truk milik perusahaan kelapa sawit PT P4, Selasa (20/08/2019). Aksi ini dilakukan warga karena kecewa dengan kendaraan angukutan milik PT P4 yang beroperasi melebihi tonase.

Disebutkan warga, jelas terpampang rambu Max 8 ton pada jalan yang dilalui, sedangkan muatan angkut kendaraan tersebut bisa mencapai 16 ton bahkan ada juga yang 20 ton.

"Kendaraan truk milik PT P4 setiap hari melalui jalan ini, dan muatan mereka melebihi tonase jalan, baik itu pembawa TBS, CPO, atau hasil kebun lainnya dibawa melalui jalan ini. Ini jelas-jelas melanggar aturan dan ini akan merusak jalan Kami," ungkap Rudi Hartono selaku koordinator aksi kepada reporter SumbarFokus.


Ditambahkan Rudi, selama ini masyarakat sangat bersabar terkait hal tersebut.

"Tetapi ini sudah kelewatan dan sekarang Kami tidak akan tinggal diam,"sebutnya.

Ditegaskan Rudi, warga akan tetap melakukan aksi ini karena ingin melindungi jalan yang dimaksud.

Sementara, hingga berita ini dilaporkan kepada redaksi SumbarFokus, wartawan masih menunggu konfirmasi terkait kebenaran hal ini dari pihak PT P4. (012)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      pasaman-barat