Sekretaris Disdikbud Agam Gusri Noval saat pembukaan acara Workshop Adat Dan Budaya di aula kantor Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung, Sabtu (13/4/2019). (Foto: Anizur)


Lain-lain

Kegiatan Lestarikan Adat Dan Budaya Intens Digelar Disdikbud Agam

Agam (SumbarFokus)

Kaluak paku kacang balimbiang, tampuruang lenggang-lenggangkan. Bao manurun ka suruaso, tanamlah siriah jo ureknyo. Anak di pangku kamakan dibimbiang urang kampuang dipatenggangkan. Tenggang nagari jan binaso tenggang sarato jo adaiknyo. Pantun tersebut selalu memotivasi peran para pemangku adat dalam peningkatkan, pengayoman dan bimbingan terhadap anak kemanakan secara khusus dan bagi masyarakat pada umumnya.

Ini disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Agam Gusri Noval, mewakili Kepala Dinas, pada pembukaan acara Workshop Adat Dan Budaya yang diadakan di aula kantor Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung, baru-baru ini.

Noval menyebut, peran ninik mamak di tengah anak-kemanakan dan masyarakat, yang ditinggikan saratiang didahulukan salangkah, berangsur –berangsur hilang ditelan arus global teknologi informasi. Untuk mengantisipasinya perlu diadakan pelatihan dan penambahan wawasan terkait hal ini secara intens.

Iklan Dalam Berita

“Kegiatan ini dilaksanakan agar semakin bertambah pemahaman dan kemampuan bagi pemangku adat dan budaya di nagari tersebut dalam melaksanakan pengayoman kepada anak kemanakan khususnya dan masyarakat para umumnya,” ujarnya.

Disebutkan, ada spesifik adat dan budaya Nagari Garagahan yang akan dikembangkan.

"Jika adat istiadat kita kuat, apabila tingginya gejolak di tengah masyarakat, secara tak langsung sudah teredam oleh adat istiadat nagari ini dengan sendirinya," kata Noval

Noval juga menyampaikan, acara tersebut merupakan Pokok Pikiran (Pokir) dari anggota DPRD Agam Noveri Edios. Dan kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Nagari Lubuk Basung.

Ia berharap pelatihan ini dapat diselenggarakan sesuai dengan harapan dan meraih manfaat dimasa yang akan datang dan nantinya nagari ini bisa mengadakan kegiatan serupa dengan anggaran nagari sendiri.

“Jadikan Nagari Garagahan sebagai motivator kegiatan Workshop Adat Dan Budaya bagi nagari lainnya di Kabupaten Agam,” ujarnya.

Dalam acara yang bertemakan Melalui Workshop Adat dan Budaya Kita Tingkatkan Peran Serta dan Fungsi Pemangku Adat dan Tokoh Masyarakat dalam Rangka Penguatan Masyarakat Hukum Adat serta Nilai-nilai Tradisi Minang di Masa Mendatang yang berlangsung dua hari ini,  hadir Wali Nagari PAW Garagahan Darmalion dan berbagai unsur lainnya.

Materi kegiatan tersebut di antaranya Kebijakan Disdikbub Kabupaten Agam yang disampaikan Kabid Budaya Disdikbud Agam Yelidar, Penguatan Peran Ninik Mamak serta Orang Tua dalam Menguatkan Peradaban ABS-SBK di Nagari dan Peningkatan Fungsi Ninik Mamak dalam Kaum yang disampaikan oleh beberapa narasumber.  (007)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *