Suasana jumpa pers Polres Dharmasraya. (Foto: Dika)


Peristiwa

Kasus Temuan Jenazah Mengambang di Sumur Diungkap Polres Dharmasraya

DHARMASRAYA (SumbarFokus)

Tak pakai lama, Kepolisian Resor Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil mengungkap kasus temuan jenazah seorang perempuan yang mengambang di sumur dalam rumahnya di Sikabau Kabupaten Dharmasraya pada Senin senja kemarin (22/4/2019). Korban berinisial "S" ternyata korban pembunuhan yang tersangka pelakunya adalah sang suami sendiri.

Polisi setempat berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu kurang dari 12 jam. Kasus yang terjadi di Jorong Bukit Barangan Nagari Sikabau Dharmasraya tersebut sempat menggegerkan masyarakat.

Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir, didampingi beberapa orang anggota lain saat jumpa pers di aula Polres Dharmasraya menyatkan bahwa pelaku berhasil ditangkap kurang dari 12 jam di areal perkampungan dekat PT SMP.


"Tepatnya di Jorong Sungai Lungkiang Kecamatan Koto Besar Dharmasraya. Saat penangkapan, pelaku terpaksa kita hadiahi timah panas, karena berusaha untuk kabur, ” terang Imran Amir.

Dibeberkan bahwa kasus penemuan mayat dalam sumur di Nagari Sikabau itu murni pembunuhan yang dilakukan secara spontan oleh pelaku, bukan bunuh diri, pasalnya di TKP ditemukan bercak darah.

”Ini murni kasus pembunuhan, bukan bunuh diri. Jadi imformasi simpang siur antara bunuh diri dan dibunuh terjawab sudah, biar tidak ada lagi keraguan di tengah masyarakat, ” kata AKBP Imran Amir.

Kronologis pembunuhan berawal pada hari Minggu (21/4/2019) sekira pukul 10.00 WIB, saat adanya pembicaraan masalah ikan, antara K (21), yang merupakan pelaku juga suami korban, dengan korban di rumah mereka.

Korban meminta suaminya untuk mencari ikan. K tidak mau dan tetap sibuk memainkan telepon selulernya. Setelah itu, korban minta K untuk mengangkat dagangan baksonya ke depan rumah, K juga tidak mau dan tetap sibuk main telepon seluler.

Kesal tak digubris, S langsung menendang K. Tak terima dengan perlakuan tersebut, K berbalik arah melakukan perlawanan dan memukul S secara membabi buta. Setelah S tidak bergerak lagi, K mengambil seluruh perhiasan di tubuh korban dan di atas lemari, lalu melemparkan korban ke dalam sumur dengan posisi kepala korban terlebih dahulu dimasukan.

Usai melakukan pembunuhan, pelaku mengunci pintu rumah dan kabur ke rumah tetangganya. Baru pada hari Senin pagi pelaku kabur ke tempat pelaku ditangkap.

Akibat perbuatannya, K diancam dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (015)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018