Pemkab Agam mengimbau petani ikan agar segera melakukan panen saat ikan sudah besar dan memindahkna ikan yang sudah disemai ke kolam air tenang agar tidak alami kerugian seperti kondisi sekarang ini. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Jumlah Ikan yang Mati Massal di Danau Maninjau Capai 63 Ton

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Ikan yang mati di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), akibat angin kencang melanda daerah itu bertambah menjadi 63 ton, dari sebelumnya 1,5 ton.

"Kematian ikan ini berkemungkinan akan bertambah, karena pada Rabu (5/2/2020) ikan mati hanya 1,5 ton," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Ermanto di Lubuk Basung, Kamis (6/2/2020).

Diuraikan, 63 ton ikan ini mati berada di Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjungraya. Ikan itu berasal dari puluhan keramba jaring apung milik 11 petani yakni, Taila dengan kematian 10 ton, Bomenda satu ton, Tanjung 15 ton, Sidri enam ton, Ade Zedon satu ton, Mansur 10 ton, Sidok satu ton, Siawai empat ton, Romi dua ton, Toni 10 ton, Dt Ada dua ton, dan Majilis satu ton.


"Empat petani mengalami kematian ikan diatas 10 ton," katanya.

DItambahkan, ribuan bangkai ikan itu mengapung ke permukaan danau dengan kondisi sudah memutih. Petani sengaja membuang bangkai itu ke dalam danau, setelah terjadi kematian ikan di keramba jaring apung.

"Kita sudah mengimbau petani agar tidak membuang bangkai ikan ke dalam danau. Saat ini pemerintah kecamatan sedang mencari lokasi penguburan bangkai ikan," katanya.

Diakui, ikan tersebut mati akibat angin kencang melanda daerah itu semenjak Minggu (2/2/2020), sehingga oksigen berkurang di dasar perairan danau vulkanik itu, karena naiknya sedimen di dasar. Dengan kondisi itu, ikan mengalami pusing dan keluar ke permukaan danau untuk mencari oksigen.

"Beberapa jam setelah pusing, ikan mati dan mengapung. Kematian ikan itu mulai terjadi pada Rabu (5/2)," katanya.

Sebelumnya, kematian ikan juga terjadi di Galapuang, Nagari Tanjung Sani sebanyak 10 ton pada Rabu (29/1/2020).

Kita Peduli!

Untuk itu, Ermanto mengimbau petani agar segera memanen ikan sudah besar dan pindahkan ikan yang sudah disemai ke kolam air tenang agar tidak mengalami kerugian. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam