Ketua SPI Sumbar Rustam Effendi saat foto bersama petinggi Unes Padang, Jumat (29/3/2019) sore. (Foto: Wahyu)


Ekonomi

Jamur Tiram dan Kopi Arabika Ada di Mobile Cafe Koperasi

PADANG (SumbarFokus)

Koperasi Petani Indonesia (KPI) dan Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatera Barat luncurkan Mobile Cafe Koperasi yang diberi nama Lapau Pak Tani di halaman Rektorat Universitas Ekasakti (Unes) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), baru-baru ini. Di Sumbar, ada dempatan unit Lapau Pak Tani  tersebar, yang fokus terhadap empat komoditas produk yang ada di basis SPI.

"Untuk di Mobile Cafe ini, kita fokus terhadap empat produk yang dikelola dari basis SPI sendiri, seperti Jamur Tiram, kopi Arbica Robusta, Bawang dan Daging," ungkapKetua Serikat Petani Indonesia Rustam Efendi.

KPI sendiri, disebutkan, merupakan bentuk nyata SPI dalam upaya meningkatkan added value pertanian dari komoditi menjadi produk. hal ini disebabkan zaman meminta bahwa anak muda mesti kreatif melahirkan usaha-usaha yang berbasiskan potensi lokal dimana ia berada jadi anak muda tidak perlu lagi datang ke kota untuk mencari pekerjaan namun cukup olah komoditi menjadi produk. 


"Era milineal kita tidak lagi membuat dan menjual produk namun pastikan apa yang di butuhkan oleh pasar maka olahlah komoditi menjadi produk yang diingini oleh konsumen," ujarnya.

Sementara, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika, yang turut hadir dalam peluncuran Mobile Cafe Koperasi Petani Indonesia SPI Sumbar, menyampaikan tiga hal. Pertama bahwa koperasi merupakan amanah UUD pasal 33, kedua koperasi merupakan gerakan bersama petani dan atau rakyat indonesia dalam upaya memandirikan ekonominya, dan ketiga bahwa semangat Bung Hatta selalu memiliki gelora sepanjang zaman terutama di Sumbar. 

"Saat ini negara kita memerlukan energi positif dari generasi milenial agar memiliki daya produktifitas yang tinggi, dan untuk itu mari bangun koperasi karena koperasi juga kumpulan dari kapital dan ide-ide kreatif atas potensi lokal," kata dia.

Kemudian, Hendri Mappesona, Ketua Yayasan UNES Padang, menekankan bahwa kata kunci ekonomi zaman sekarang adalah kolaboratif dan hal ini telah di buktikan oleh SPI yang berjalan bersama UNES Padang. 

"Pertanian adalah awal dari segala usaha, jadi UNES sebagai salah satu perguruan tinggi ingin mengarahakan bahwa mahasiswa dan mahasiswi nantinya mesti paham akan entreprenuership agar selesai wisuda tidak lagi mecari lapangana kerja namun membuka lapangan kerja," sebutnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018