Peserta Tour de Singkarak 2018 lalu saat berpacu dari Danau Cimpago Pantai Padang. (Foto: Wahyu)


Olahraga

Jambi Bakal Jadi Bagian dalam Rute TdS 2019

SUNGAI PENUH (SumbarFokus)

Ada yang menarik pada ajang Tour de Singkarak (TdS) 2019. Direncanakan, para pebalap tidak hanya akan gowes melalui 18 kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar) saja, tapi juga akan melewati Kerinci Provinsi Jambi. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dalam rapat pembahasan persiapan Tour de Singkarak 2019, Sabtu (6/4/2019).

Rute Kerinci Provinsi Jambi ini merupakan permintaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci, yang menginginkan agar Kerinci ikut menjadi bagian rute TdS 2019. Tujuannya tentu untuk memperkenalkan pesona alam dari Kerinci sebagai daya tarik pariwisata.

"TdS merupakan event kebanggaan di Sumbar yang telah mendunia. Dengan adanya provinsi lain yang ingin ikut serta dalam bagian TdS ini merupakan hal yang baru untuk memeriahkan TdS 2019 yang akan dilaksanakan pada November 2019 nanti,"  ujar Wagub,

Iklan Dalam Berita

Nasrul Abit mengatakan rute Kerinci ini akan dimulai dari Kabupaten Solok Selatan menuju ke Sungai Penuh Kerinci, lalu menuju ke Tapan Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, disebutkan, Pemerintah Jambi perlu menyikapi kondisi jalan yang akan dilewati para pembalap harus bagus dan animo sambutan dari masyarakat.

Secara teknis Pemerintah Sumbar menyambut baik rencana ini, asalkan rute yang akan dilewati pembalap sepeda tersebut harus baik.

"Kami sudah meninjau jalan yang ada di sepanjang leter W menuju Kota Sungai Penuh, masih banyak berlobang dan bergelombang. Kami berharap pemerintah Jambi dapat segera perbaiki hingga bulan Oktober 2019. Jika kondisi jalan sudah baik kita akan buatkan MoU antar Pemerintah Sumbar dan Jambi. Yang pasti brand TdS tetap milik Sumbar, selanjutnya Gubernur Sumbar membuat surat pada Kementrian Pariwisata,” tutur Nasrul Abit.

Sementara, Gubernur Jambi Fachrori Umar menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar yang telah bersedia memberikan kesempatan bagi Jambi, khususnya Kerinci dan Sungai Penuh, untuk berpeluang menjadi tuan rumah TdS 2019.

Apalagi, Kerinci dan Sungai Penuh juga mengandalkan sektor pariwisata sebagai potensi pengembangan ekonomi daerah, sehingga memiliki kesamaan dengan sebagian besar wilayah Sumbar yang dilalui pebalap TdS.

Menurutnya, penambahan rute dan masuknya rute Kerinci dan Sungai Penuh dalam helatan TdS 2019 merupakan bentuk penyegaran sekaligus upaya memperkenalkan budaya dan alam sebagai ajang promosi daerah setempat.

Fachrori Umar mengatakan, secara teknis dan anggaran Provinsi Jambi sudah siap, namun perlu ada kesepakatan bersama apakah nanti Kerinci yang jadi tempat start lalu finish di Muara Labuh Solok Selatan, atau malah sebaliknya Muaro Labuh jadi tempat start dan finis di Kerinci.

"Kita perlu duduk bersama dalam hal ini, agar nantinya kita bisa mempersiapkan panjang rute ywng akan dilalui, sementara ini ada 200 kilometer yang akan dilalui oleh pembalap TdS. Kami juga merencanakan agar pembalap TdS juga bisa mengeliling Kota Sungai Penuh, maka objek wisata Kerinci juga dapat terpromosikan dengan ajang internasional tersebut," harap Gubernur Jambi.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian mengatakan, hadirnya Kerinci akan dapat memberikan suasana yang baru, sebab sepanjang rute dari Muaro Labuh Solok Selatan-Kerinci memiliki pemandangan yang indah serta suhu udara yang begitu sejuk. Jika Jambi jadi ikut panjang rute yang akan bertambah itu lebih dari 200 kilometer.

"Ini suatu inovasi baru bagi kami, karena selama ini rute TdS  yang dilewati hampir semua pembalap yang pernah mengikutinya sudah mengenal lokasinya, penyegaran ini perlu kita lakukan sebagai daya tarik bagi pembalap sepeda dunia lebih banyak lagi untuk mengikutinya," ucapnya.

"Sebab, semakin panjangnya rute etape akan menarik banyak peserta dari peseda internasional untuk menjajal TdS , bahkan ada keikutsertaan pebalap dari Jambi juga,” pungkasnya.

Oni menambahkan agar kerjasama ini bisa menjadi contoh bagi provinsi lain yang berbatasan langsung dengan Sumbar.

Hadir dalam rapat tersebut Gubernur Jambi, Bupati Kerinci, Kepala Dinas PUPR Sumbar Fathol Bari, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi, BPJN III Sumbar, Kepala OPD Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh  yang terkait dalam rencana TdS 2019. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *