DPRD Sumbar berharap ada kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait UU Ciptaker, mengingat penolakan yang dilakukan masyarakat. (Foto: Ist.)


Parlementaria

Ini yang Dilakukan DPRD Sumbar untuk Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Soal UU Ciptaker

PADANG (SumbarFokus)

Aksi unjuk rasa di Sumatera Barat (Sumbar) telah berjalan selama tiga hari hingga hari ini, Jumat (9/10/2020), dan masih menyuarakan hal yang sama yakni menolak UU Cipta Kerja. Terkait ini, DPRD Sumbar, merespon harapan masyarakat, kemudian menyurati Presiden RI Joko Widodo agar mempertimbangkan untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) UU Cipta Kerja.

Dijelaskan oleh Ketua DPRD Sumbar Supardi, surat bernomor 019/912/FPP-2020 dengan perihal Aspirasi Masyarakat Sumbar terhadap UU itu ditandatangani Ketua DPRD Sumbar, Supardi tertanggal 8 Oktober 2020.

Dalam surat tersebut tertulis, menyusul surat sebelumnya dengan nomor 019/ 896/FPP-2020, telah dilakukan aksi penolakan oleh BEM se Sumbar, HMI, PMII dan organisasi lainnya menolak UU Cipta Kerja dan pihaknya mewakili masyakakat Sumbar meminta Presiden RI tidak melaksanakan UU tersebut dan membuat Perpu.


Setelah disahkannya UU Cipta Kerja, disebutkan Supardi, maka langkah yang dapat dilakukan adalah mengajukan judicial review kepada MK atau meminta presiden mengeluarkan Perpu.

Surat tersebut merupakan surat keempat yang dikirimkan DPRD Sumbar kepada Pemerintah Pusat karena mempertimbangkan kondisi yang terjadi saat ini. Surat itu adalah surat permohonan DPRD Sumbar agar ada peninjauan kembali dan penerbitan Perpu.

"Surat pertama hingga surat ketiga Kita kirimkan terkait aspirasi mahasiswa soal undang-undang, dan surat keempat adalah surat permohonan agar Presiden bisa meninjau ulang kembali dan bisa menerbitkan Perpu pengganti undang-undang," ujarnya.

Menurut Supardi, surat senada dikirimkan bukan hanya dari DPRD Sumbar, namun juga dari provinsi lain.

“Sehingga kita berharap ada kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait Undang-undang ini," katanya lagi. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      sumbar