Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Isra


Pendidikan

Ini Arahan Kadisdikbud Agam Terkait Kegiatan Belajar Siswa di Sekolah Dipindahkan ke Rumah

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Sesuai instruksi Bupati Agam Indra Catri, proses belajar mengajar (PBM) di Agam dialihkan ke rumah masing-masing hingga 14 hari kedepan, terhitung mulai hari Jum’at (20/3/2020). Pengalihan ini sebagai upaya untuk penanganan dampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di daerah itu, dan berdasarkan kepada surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan COVID-19.

Berdasarkan itu, ada beberapa teknis pembelajaran yang diterapkan selama siswa belajar di rumah. Yaitu, bagi sekolah berada di wilayah memiliki internet gurunya merancang pembelajaran secara daring, menggunakan aplikasi yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Isra, aplikasi yang dapat digunakan seperti Rumah Belajar, Guggle G Suites for Education, Kelas Pintar, Miscrosoft Office 365, Quipper School, Rumah Online Ruang Guru, Sekolahmu, Zenius dan Anggun PAUD.


“Sedangkan bagi sekolah yang berada di wilayah tidak memiliki jaringan atau siswa tidak memiliki handphone, guru memberikan tugas secara manual,” sebutnya, Jumat (20/3/2020).

Kemudian tugas yang dikerjakan siswa dikirim kembali ke guru melalui Whatsapp dalam bentuk foto dan diperiksa setiap harinya. Khusus tugas manual diserahkan saat mulai sekolah 3 April 2020.

Ditambahkan, koordinator unit kerja kecamatan, pengawas, penilik, kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, pamong belajar dan staf tetap hadir seperti biasa dengan mengerjakan tugas yang menjadi tanggungjawab.

“Teknis pembelajaran ini sudah diberitahukan ke sekolah-sekolah melalui Surat Edaran Nomor: 421/1539/DISDIKBUD/2020 tentang pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan lagi, khusus tugas manual sudah diberikan guru kepada siswa Kamis (19/3/2020) untuk 14 hari ke depan. Sedangkan pembelajaran secara daring diberikan tugas setiap hari via whatsapp.

“Kita juga mengimbau pihak sekolah untuk menunda kegiatan yang melibatkan orang banyak seperti studi wisata, perpisahan, kompetensi dan lain sebagainya,” sebutnya. (007)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam