Bupati Hendrajoni menyerahkan hadiah dalam acara Anugerah PPID Pembantu se-Pesisir Selatan. (Foto:


Pemerintahan

Hendrajoni: Jangan Coba-coba Tutupi Uang Rakyat yang Didapat

PAINAN (SumbarFokus)

Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Hendrajoni menegaskan pada para pejabat agar jangan coba-coba menutupi uang rakyat yang diperoleh. Hal ini, selain transparansi keuangan, juga merupakan tuntutan keterbukaan informasi publik yang wajib dipenuhi oleh pejabat zaman sekarang.

Hal tersebut disampaikan Hendrajoni di sela kegiatan penyerahan Anugerah PPID Pembantu se-Pesisir Selatan, Senin (18/11/2019), di Painan. Dalam kesempatan itu, dirinya juga menegaskan komitmen dan konsistensinya terhadap keterbukan informasi publik.

"Era telah berganti, tidak seperti dulu lagi, pejabat yang pakai uang rakyat wajib terbuka dan trasnparansi terhadang uang yang digunakannya,"ujar Hendrajoni di hadapan Senator DPD RI Alirman Sori, Kepala OPD, Walinagari dan Ketua Komisi Informasi Sumbar yang hadir di acara anugerah tersebut.


Menurut dia, semakin informasi ditutupi, maka semakin dicari oleh penyidik, publik dan LSM, ada apa ditutup-tutupi anggarannya.

“Kalau mau selamat dari jeruji penjara terbuka dan transparan saja anggarannya," kata Hendrajoni.

Dia juga mengingatkan bahwa KPK, polisi, dan jakwa bertebaran di mana-mana. Hal ini harusnya membuat para pelaku kejahatan sadar.

"Kalau mau cari duit, bupati Anda sudah naikan TPP, setiap tahun naik, dan itu halal," ujar Hendrajoni.

Namun demikian, disebutkan, jika kepala dinas dan ASN sudah terbuka, lalu melaporkan dan  beritaku bupati, masih juga ada kesalahan, itu bukan salah pejabat dan ASN itu salah bupatinya.

"Tidak ada anak buah salah, yang salah pemimpinnya. Ada anak buah saya salah, itu sayalah yang salah untuk itu kepala OPD penggunaan rakyat transparan kepada saya dan kepada publik harus,"ujarnya.

Sementara, Ketua Komisi Informasi Sumbar Adrian Tuswandi pastikan bahwa Anugerah PPID Pembantu se-Pesisir Selatan adalah yang pertama di Sumbar.

"Ini bentuk Pessel membangun trust publik, dan saya pastikan kegiatan menilai diri sendiri tentang keterbukaan informasi publik upaya me-masive-kan informasi publik dan kini selain Mandeh, Pessel terkenal sebagai kabupaten terbuka informasi publik,"ujar Adrian didampingi Komisioner KI Sumbar Arif Yumardi.

Dalam kesempatan itu, Kadis Kominfo Pessel Junaidi juga mengatakan, pelaksanaan anugerah PPID Pembantu dan PPID Nagari merupakan pelaksanaan tahun kedua.

"Untuk tahun ini PPID Pembantu terbaik, Disdukcapil Pessel, RS M Zein dan Satpol PP dan Damkar. Untuk Nagari Lunang Tiga terbaik satu, Kubu Tapan dan nomor tuga Bungo Pasang Salido," ujar Junaidi. (000)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      pesisir-selatan