Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Peristiwa

Hati-hati! Beruang Madu Muncul di Jalur Wisata Kelok 44

LUBUK BASUNG (SumbarFokus) 

Seekor beruang madu (helarctos malayanus) turun dari pohon durian, muncul di Kelok 42, yang merupakan bagian dari jalur wisata Kelok 44, tepatnya Jorong Kuok III Koto, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupayten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (15/11/2020) siang.

"Berkemungkinan beruang madu itu habis makan durian. Saya langsung menghindar dari lokasi temuan, karena takut diserangnya,"  ujar seorang warga, Novrizal (28), Senin (16/11/2020).

Setelah itu, pihaknya memberitahukan kepada warga sekitar agar tidak mendekati lokasi.


Pada Minggu malam, tambahnya pihaknya langsung memberitahukan kemunculan beruang itu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, setelah mendapatkan nomor telepon dari wali nagari atau kepala desa adat setempat.

"Saya langsung memberitahu ke BKSDA Resor Agam agar dilakukan tindakan," katanya.

Sementara Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra menambahkan pihaknya langsung melakukan penanganan konflik antara manusia dan satwa liar.

"Saya langsung menurunkan tim untuk indentifikasi lapangan dalam mencari tanda-tanda keberadaan satwa tersebut dan melakukan wawancara dengan saksi mata yang melihat dan melaporkan," katanya.

Jika ditemukan tanda-tanda, maka akan dilakukan upaya evakuasi dengan menggunakan perangkap.

Sebelumnya, satwa liar yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu juga pernah dilaporkan muncul di depan rumah warga sekitar Kelok 35 pada Senin (5/10) siang.

Kita Peduli!

Dengan munculnya beruang tersebut, warga melaporkan temuan itu ke BKSDA Resor Agam setelah viral di media sosial beberapa hari setelah kejadian.

Lokasi munculnya beruang madu berada di sekitar ruas jalan provinsi yang menghubungkan Lubukbasung Agam ke Bukittinggi.

Kelok 44 juga merupakan jalur wisata yang ramai dilalui kendaraan terutama hari libur, Sabtu dan Minggu untuk melihat keindahan Danau Maninjau dari ketinggihan. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      agamsumbar