Suasana salat Tarawih di Masjid Raya Sumatera Barat. (Foto: FAJAR SATRIA)


Lain-lain

Hari Kedua Tarawihan di Padang, Masjid Ramai dan Jamaah Cenderung Taat Prokes

PADANG (SumbarFokus)

Memasuki hari ke-dua pelaksanaan salat Tarawih berjamaah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), di rumah-rumah ibadah Ramadan ini, jamaah terlihat ramai mendatangi masjid, Selasa (13/4/2021). Seperti yang terpantau di Masjid Nurul Huda, JalanTampat Durian RT01 RW 004, Kecamatan Kuranji, Kelurahan Korong Gadang, Kota Padang, aktivitas salat Tarawih digelar dengan jamaah yang tidak sedikit.

Dari pantauan SumbarFokus.com, warga yang berdatangan juga terlihat mengenakan masker ke masjid.

Salah seorang masyarakat, Ramadhani (44), mengatakan ia sangat senang karena bisa kembali melaksanakan salat Tarawih berjamaah.


"Saya sangat bersyukur bisa melaksanakan salat Tarawih berjemaah kembali bersama suami dan anak, bisa mendengarkan ceramah. Saya berharap virus COVID-19 cepat berakhir," ujarnya, Selasa (13/4/2021) malam itu pada SumbarFokus.com.

Senada, Cyntia (23) juga mengatakan bahwa ia sangat senang bisa kembali melaksanakan salat Tarawih berjamaah.

"Saya sangat senang, karena Ramadan tahun ini bisa melaksanakan salat Tarawih berjamaah kembali di masjid bersama keluarga, dan semoga virus COVID-19 benar benar habis," tuturnya.

Diakui Cyntia bahwa masih ada rasa was was terhadap penularan COVID-19 di Kota Padang. Oleh karena itu, ia dan keluarganya selalu  membawa handsanitizer untuk mencegah penularan virus COVID-19.

"Kita juga tetap harus berhati hati, jangan sampai nantinya dengan dibolehkannya salat Tarawih berjemaah kembali malah bisa menimbulkan klaster baru COVID-19. Keluarga kami, setiap pulang dari masjid atau dari luar harus mandi dulu," ujarnya.

Berjalan ke pusat kota, SumbarFokus,com juga menemukan ramainya masjid didatangi jamaah. Seperti di Masjid Raya Sumatera Barat, pengunjung terlihat tidak sedikit. Di Masjid Raya Sumatera Barat sendiri, penerapan protokol kesehatan (prokes) terlihat cukup ketat.

Kita Peduli!

Ketua ll Masjid Raya Sumatera Barat Syaifullah mengatakan, para jemaah yang ingin salat di masjid ikonik itu wajib memakai masker saat berada di dalam masjid.

"Sebelum salat, para jemaah juga di cek suhu tubuhnya, jika suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat, kita tidak memperbolehkannya untuk melaksanakan salat Tarawih berjemaah," kata Syaifullah.

Peraturan ini, dikatakna, dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Gubernur Sumatera Barat.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang salat berjamaah di Mesjid Raya agar tetap disiplin menerapkan prokes.

"Pastikan diri masing masing dalam kondisi sehat, dianjurkan berwudhu di rumah masing-masing; membawa sajadah atau alas salat masing-masing, menggunakan masker sejak keluar rumah, dan tidak melakukan kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan, menjaga jarak antar jamaah, dan membolehkan merapatkan shaf ketika salat berjemaah dan anak-anak atau warga lanjut usia," tuturnya. 

Ditegaskan juga agar orang dengan penyakit penyerta yang rentan tertular penyakit agar tidak ikut salat berjamaah. (005)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      padangsumbar