Staf Ahli Mendag Bidang Hubungan Internasional Dody Edward saat memantau harga bauan pokok di Pasar Raya Padang, Kamis (11/4/2019). (Foto: Wahyu)


Ekonomi

Harga Komoditas Aman, Diharapkan Tetap Stabil hingga Ramadan

PADANG (SumbarFokus)

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia memastikan harga di pasar tradisional, dan ritel modern di Sumatera Barat (Sumbar) tetap stabil, terutama mengingat menjelang Ramadhan yang terhitung sebulan lagi.

"Hasil pantauan kita di Pasar Raya Padang, harga komoditas bahan pokok umumnya masih harga yang stabil dan terkendali,” ujar Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional, Dody Edward, Kamis (11/4/2019) usai memantau harga di Transmart Padang.

Berdasarkan pemantauan di Transmart Padang, harga komoditas bahan pokok dibanding di Pasar Raya Padang, tidak terlalu berbeda. Bahkan, ada beberapa bahan pokok tertentu di Pasar Raya sedikit lebih murah, dibanding di Transmart.

Iklan Dalam Berita

Dalam penjelasannya, untuk cabai harga sudah menurun menjadi harga Rp18 ribu per kilogram, dibandingkan sebelumnya. Kemudian, harga daging juga stabil dikisaran Rp120 ribu, begitu pun telur ayam juga ikut stabil.

"Kita harap harga ini tetap stabil hingga bulan Ramadhan, sehingga masyarakat tidak merasa was-was, sebab kebutuhan pokok sangat dibutuhkan," katanya.

Lebih lanjut kata Dody, kepada para pedagang untuk tidak menaikan harga komoditi. Pihaknya bersama stakeholder terkait, akan terus melakukan pemantauan harga komoditi yang dijual pedagang sesuai dengan harga yang ada.

"Kita akan pastikan pasokan komoditi tetap terjaga dan aman. Jika terjadi kekurangan pasokan akan meminta pasokan dari luar provinsi," ujarnya.

Ditambahkannya, pemerintah selama 3-4 tahun ke belakang sukses menjaga inflasi tetap terkendali di bawah dari target yang ditetapkan. Hal ini menjadi pedoman bersama untuk melakukan monitoring harga secara signifikan untuk menjaga inflasi tetap terkendali.

"Bahkan, dinas terkait di daerah bersama Bulog pasti sudah melakukan antisipasi harga ini. Salah satu upaya yakni, melakukan operasi pasar dan di beberapa daerah melakukan pasar murah, sehingga harga terjamin dan pasokan terjaga," terang Dody.

Selain itu, pihaknya juga memastikan pasar ritel modern tetap menjaga harganya, sebab jika pasar ritel modern menaikan harga akan berimbas ke pasar tradisional. Maka harus dijaga memastikan pasar ritel modern harga tetap terkendali.

Sementara, Asisten II Setdaprov Sumbar, Benni Warlis mengungkapkan, Pemprov Sumbar akan terus melakukan monotoring komoditas harga bahan pokok. Terutama berkoordinasi dengan OPD terkait, serta pemerintah kabupaten dan kota untuk mengantisipasi gejolak kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan.

Apalagi kata Benni, masyarakat di bulan Ramadhan lebih banyak melakukan aktivitas berbelanja dari hari biasanya. Sebab, masyarakat cenderung saat berbuka mengkonsumsi makanan yang terhidang, sehingga setiap tahun ketika masuk bulan Ramadhan masyarakat gamang dengan peningkatan harga.

"Ini yang ingin kita pastikan untuk menjaga keseimbangan harga dan pasokan yang ada. Masyarakat meraskan harga terjangkau, dan petani juga diuntungkan," tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Kemendag juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Pangeran Hotel terkait kebutuhan dan harga bahan pokok bersama dengan stakeholder terkait, Bulog, Satgas Pangan, Pemprov Sumbar, dan lainnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *