Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat diwawancarai wartawan, di Padang, Rabu (21/11/2018). (Foto: Wahyu)


Nasional

Gubernur Sumbar Tegaskan ASN Etnis Minangkabau Tidak Berpaham Radikal

PADANG (SumbarFokus)

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) etnis Minangkabau yang ada di Provinsi ini tidak terpapar faham radikal atau anti ideologi Pancasila.

Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Sumbar saat menanggapi hasil survei yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait ASN yang dianggap mengikuti paham radikal.

Hasil survei yang dilakukan Kemendagri itu ditemukan sebanyak 19,4 persen ASN di Indonesia yang tidak setuju dengan ideologi Pancasila. Kemudian Badan Intelijen Negara (BIN) mencatat dari 100 masjid milik gabungan kementerian, lembaga, dan BUMN, terdapat 41 masjid terpapar paham radikal.


"Kalau di Sumbar mungkin ada. Tapi etnis Minangkabau Insyaallah pasti tidak ada. Sebab orang etnis Minang itu sangat realistis, logis, dan pragmatis, sehingga kecil kemungkinan menjadi ekstrimis," sebut Irwan di Padang kepada SumbarFokus.

Ia memaparkan, orang Minangkabau bisa dikatakan tidak ada yang berpaham radikal, itu bisa dilihat dari karakter etnisnya yang mayoritas. Sejak dulu katanya, etnis Minangkabau hobinya berdagang dan beli barang kemudian dijual, serta kesehariannya sangat kental dengan adat istiadatnya.

"Orang Minang itu mayoritas pedagang, jika melakukan sesuatu harus ada untungnya. Jelas melakukan tindakan radikal tidak ada untungnya sama sekali bagi orang Minang, tentu tidak mungkin dilakukan. Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK) tertanam dalam jiwa etnis Minang," papar Irwan.

Gubernur Sumbar ini juga menegaskan, bahwa ia tidak sedang berbicara suku, agama, ras, antar golongan (SARA), tapi lebih menekankan etnis masyoritas orang Minangkabau. Jika pun ada paham radikal di Sumbar, dikatakan Irwan bukan dari etnis Minangkabau.

"Kalaupun ada, teroris sangatlah sedikit dan itu bukan etnis Minangkabau. Soalnya, kalau benar-benar orang Minang, ia pasti tidak akan berpaham radikal, karena orang Minang itu Pancasilais," tambahnya.

Sementara itu, menurutnya terkait ASN juga telah diatur dalam Undang-undang, sebagai salah satu tindakan preventif untuk mencegah ASN berfaham radikal. Jika memang ada temuan ASN berpaham radikal, pihaknya akan mengambil langkah tegas.

Kita Peduli!

"Kalau untuk ASN sudah ada aturannya sesuai UU, dan sanksinya tegas. Jika memang ada data ASN di Sumbar ini terlibat beritahu saya segera," tegasnya mengingatkan. (005)

"Kalau untuk ASN sudah ada aturannya sesuai UU dan sanksinya tegas. Jika memang ada data ASN di Sumbar ini terlibat beritahu saya segera," tegasnya mengingatkan. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021