Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan sambutan dan arahan pada kunjungan Safari Ramadan di di Masjid Syuhada, Duo Baleh Koto, Nagari Tanjuang Alam, Kecamatan Tanjuang Baru, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (13/4/2022). (Foto: Ist.)


Pemerintahan

Gubernur Mahyeldi Minta Kepala OPD Temui Masyarakat daripada Duduk-duduk di Kantor

TANAH DATAR (SumbarFokus) 

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menginstruksikan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih banyak menemui masyarakat. Sehingga, kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat sekaligus memastikan program pemerintah sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

"Saya minta kepala OPD tidak usah lama-lama di kantor. Sering-sering dengar apa yang diinginkan masyarakat. Yang lama-lama di kantor itu biar sekretaris saja. Ini agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan. Jangan sampai masalah (masyarakat) ke mana, urusan (pemerintah) ke mana," tegas Mahyeldi pada acara Safari Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Syuhada, Duo Baleh Koto, Nagari Tanjuang Alam, Kecamatan Tanjuang Baru, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (13/4/2022)

Menemui masyarakat, sambung Mahyeldi, juga merupakan bentuk silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan sebagai kunci dalam membangun daerah. 


“Tanpa kebersamaan dan sinergi antara pemprov, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat, tujuan pembangunan mustahil dapat dicapai. Saya tidak mungkin kuat (membangun daerah) sendirian tanpa dukungan Bupati/walikota, pejabat, dan masyarakat. Begitupun sebaliknya," ujar Gubernur Mahyeldi.

Dalam konteks kebersamaan itu pula, tambah gubernur, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp64,5 miliar untuk mendukung program pembangunan di Tanah Datar. Anggaran itu didistribusikan ke berbagai urusan pemerintahan, antara lain Rp10miliar untuk perumahan, permukiman, dan pertanahan, Rp6,9 miliar untuk kesehatan, Rp6,9 miliar untuk pariwisata, Rp6,3 miliar untuk infrastruktur jalan, Rp4 miliar untuk peternakan, dan Rp5,6 miliar untuk kehutanan.

Sementara, Bupati Tanah Datar diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Nusyirwan menyampaikan, visi dan misi, program, serta prestasi yang telah diperoleh Kabupaten Tanah Datar.

"Pemkab memberi perhatian tinggi pada bidang agama. Misi pertama kami yakni meningkatkan kehidupan beragama, salah satunya dengan memberikan insentif bagi guru TPA. Kami juga punya (program) Satu Rumah Satu Hafiz. Untuk wisata, kami canangkan Satu Nagari Satu Iven , dan banyak lagi yang lain," paparnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan senilai lebih Rp75 juta kepada pengurus Masjid Syuhada, yang terdiri dari Rp50 juta bantuan Pemprov Sumbar, Rp10 juta bantuan PT Semen Padang, Rp10 juta bantuan Bank Nagari, Rp5 juta bantuan Komisaris Independen Bank Nagari Manar Fuadi, dan sejumlah Alquran dari Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang, serta dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agaman Sumbar. (000/Sumbar)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021