Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meresmikan penggantian nama RSUD Muhammad Natsir di Solok, Selasa (22/1/2019). (Foto: Ist.)



Ganti Nama, RSUD Solok Menjadi RSUD Muhammad Natsir

PADANG (SumbarFokus) - Setelah ketok palu 12 Juni 2018 oleh DPRD Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok resmi berganti nama RSUD Muhammad Natsir, Selasa (22/1/2019).

Pergantian nama didasari karena adanya kesamaan RSUD Solok yang dibangun oleh Walikota Solok dan RSUD Solok Arosuka. Akibatnya, secara administrasi sering terjadi kekeliruan, bahkan juga membingungkan masyarakat setempat.

Selain itu, berubahnya nama RSUD yang berdiri sejak 1984 ini menjadi RSUD Muhammad Natsir adalah juga atas dasar untuk mengenang jasa pahlawan Muhammad Natsir sebagai pahlawan nasional dari Alahan Panjang, Solok.

“Pergantian nama ini karena banyak kesamaan, jadi banyak kekeliruan secara administrasi. Dulu pernah kejadian, dana Rp33 miliar, bantuan dari pusat untuk RSUD ini, tidak bisa cair karenakan dana itu masuk ke RSUD Solok yang lain,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat meresmikan pergantian nama RSUD tersebut di Solok.


Setelah pergantian nama ini, Irwan berharap pelayanan kesehatan RSUD Muhammad Natsir ke depan bisa lebih maksimal. Pelayanan yang dimaksudkan bukan hanya terkait administrasi, tapi juga manajemen, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

Disinggung, nama yang disemat ke RSUD ini bukanlah sembarang nama, melainkan nama pahlawan nasional yang juga tokoh Masyumi dari Sumbar. Harapannya, dipilihnya nama ini sekaligus juga bisa mendorong motivasi kinerja dan pelayanan ke depannya.

“Nama Muhammad Natsir ini harus bisa memotivasi kinerja. Jadi ke depan harus tingkatkan pelayanan bagi masyarakat, jangan sampai nama besar tapi pelayanan kecil. Kapan perlu sarana dan prasarana juga ditingkatkan, agar tidak ada pasien yang tidak terlayani atau terlantarkan,” pesan Irwan.

Direktur RSUD Muhammad Natsir, Ernoviana, menambahkan bahwa perubahan nama RSUD ini berlandaskan pada rekomendasi Pemprov Sumbar dan Komisi V DPRD Sumbar. Dalam pemaparannya, Ernoviana menyampaikan komitmen bahwa RSUD akan melakukan pengelolaan yang lebih baik.

“Saat ini sudah ada penambahan diagnosis terpadu, patologi klinik, rawat inap psikiatri, dan beberapa pelayanan lainnya, yang ke depannya terus ditingkatkan pelayanan secara maksimal,” kata Ernoviana. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018