Syaiful Rohman, mahasiswa jurusan Administrasi Negara di Universitas Terbuka Padang. (Foto: Yeyen)


Feature

Fokus Kembangkan Usaha di Kampung Halaman, Rohman Tetap Bisa Konsetrasi Kuliah

Oleh IRAWAN WINATA

PADANG (SumbarFokus)

Awalnya, Syaiful Rohman (21) tidak yakin bahwa dirinya akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah menyelesaikan sekolah lanjutan di SMK N 1 Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).  Berbagai alasan jadi dasar bagi dirinya untuk tidak terlalu berharap bisa kuliah secara leluasa. Namun kemudian, jalan terbuka, dan Universitas Terbuka (UT) jadi jawaban bagi harapannya. Kepada SumbarFokus, Rohman memaparkan bagaimana UT jadi solusi bagi masalah keinginan melanjutkan pendidikan yang pernah ia alami.

“Waktu itu Saya tidak yakin. Orang tua yang pencaharian dari kegiatan bertani tentu merasa berkuliah nanti bisa jadi beban. Namun saya sangat ingin, sementara Saya juga kuat kemauan untuk bekerja,” kenang Rohman pada SumbarFokus, dijumpai baru-baru ini.


Informasi dari orang tua angkat di Kota Bukittinggi menjadi awal dari kembali berkobarnya semangat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Waktu itu saya diberitahu, dengan kondisi Saya, Saya tetap bisa berkuliah, yaitu di UT. Bahkan, waktu itu Saya urus Beasiswa Bidik Misi. Alhamdulillah, Saya lolos,” lanjut Rohman.

Keukeuh mengurus beasiswa, Rohman akhirnya diterima berkuliah di Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Padang. Putera dari pasangan Yulisman dan Marni ini merasa sangat bahagia, dengan jurusan Administrasi Negara yang dia pilih di UT Padang, dirinya sekaligus membuat bahagia orangtua yang memang juga ingin putera kebanggaan mereka tersebut melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Keinginan pemuda pecinta IT ini untuk mengembangkan usaha yang ia rintis juga terwujudkan. Di kampung, dirinya membuka usaha jasa IT dan kini semakin berkembang.

Diakui, tidak hanya jadi solusi kebutuhan pendidikan, UT Padang juga menjadi pendukung bagi kegiatan bisnis yang dia kembangkan. Dari UT, disebutkan Rohman, dirinya bisa mengurus untuk mendapatkan bantuan modal usaha. Bantuan ini diberikan pihak UT kepada mahasiswa yang mempunyai usaha dan memenuhi persayaratan lainnya yang telah ditetapkan.

UT jugalah yang terus mendorong terbuka pola pikir dirinya. Diakui Rohman, pola pendidikan dan segala macam wawasan yang mengiringi menjadikan dirinya saat ini sebagai Rohman yang baru, yang mindset-nya jauh lebih positif daripada sebelumnya. Hal ini, diakui, berpengaruh sekali dalam dirinya mengembangkan usaha, seperti memikirkan peningkatan usaha, perkembangan pasar, kebutuhan masyarakat akan produk, dan lainnya.

“Di UT, Saya mendapat banyak wawasan. Diri Saya makin berkembang. Pola pikir Saya makin luas. Sekarang, Saya punya minat baru yaitu politik. Harapan Saya, kelak minat dan kemampuan Saya bisa berguna bagi pembangunan di daerah Saya,” ujar Rohman ditanya mengenai harapannya setelah berkuliah di UT.

Dirinya mengemukakan, melihat mahasiswa yang masih suka mengeluhkan kegiatan perkuliahan, atau merasa jengah dengan segala macam tugas perkuliahan, dirinya tidak habis pikir. Mahasiswa harusnya menjadi pribadi yang penuh solusi karena pemikiran yang semakin terbuka berkat pola pikir yang dihantarkan oleh para dosen mereka.

Di UT, disebutkan, para mahasiswa juga digiring untuk jadi insan-insan pembangun, yang kreatif dan tidak mudah menyerah, karena kemajuan itu tidak berpihak pada mereka yang mudah letoy.

“Mahasiswa tidak boleh suka mengeluh. Mau jadi pemimpin, kan,” imbuhnya.

Kegigihan dan pantang mengeluh itu sekarang makin dirasakan Rohman, setelah dirinya makin tertantang di dunia usaha sekaligus harus fokus menjalani pendidikan dengan hasil yang baik.

“Saya berterimakasih pada UT, yang telah membantu. Pihak manajemen juga sering memberi arahan jika kami ada kendala. Ini sangat membantu bagi Kami, agar bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu dan mencapai target yang Kami harapkan,” ujar Rohman.

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *