Foto diduga pasangan gay di Pasaman Barat yang menyebar di media sosial. (ist)



FKUB Pasaman Barat dan Sumbar Soroti Prilaku LGBT

SIMPANG EMPAT (SumbarFokus)

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pasaman Barat bersama FKUB Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan sharing dan menyoroti maraknya perilaku lesbian, gay, biseksual maupun transgender (LGBT) bersama Pemkab setempat di aula Sekda Pasbar, Rabu (5/12/2018).

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan, dalam beberapa waktu belakangan perilaku menyimpang seperti LGBT telah meresahkan masyarakat di daerah itu.

Oleh sebab itu dia mengimbau para orang tua di daerah tersebut untuk mengawasi pergaulan anak-anaknya.


“Para orang tua diminta harus ekstra waspada dalam menjaga moral dan mental anak-anaknya dari prilaku negatif tersebut,” katanya.

Ia mengatakan, LGBT merupakan penyakit dan perilaku menyimpang yang harus diwaspadai oleh masyarakat.

“Saya meminta setiap pribadi, orang tua dan tokoh-tokoh masyarakat bisa mengontrol lingkungan sekitar terutama para generasi muda,” kata dia.

Dikatakannya, dengan pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama Pasaman Barat dan Forum Kerukunan Umat Beragama Sumbar ini nantinya bisa disosialisasikan kepada masyarakat terhadap antisipasi prilaku negatif yang marak saat ini.

"Hal itu perlu disampaikan dalam berbagai kegiatan. Baik disampaikan di dalam kegiatan keagamaan, kegiatan sosial dan lainnya," katanya.

Sementara itu Ketua FKUB Sumbar Musheppi mejelaskan, perilaku menyimpang ini harus diberantas sedini mungkin.

Langkah awalnya kata dia, dilakukan secara sosialisasi dan disampaikan di setiap kegiatan keagaamaan. Ini diharapkan dapat mengantisipasasi terhadap perilaku negatif yang berkembang.

Dikatakannya, keterlibatan masyarakat harus ditingkatkan dengan memperhatikan lingkungan dan pergaulan yang ada di sekitar lingkungan yang ada.

Sebelumnya pada bulan Oktober 2018 lalu sempat beredar di media sosial foto diduga perkawinan sejenis antara Suhendri (40) sebagai pengantin laki-laki yang beralamat di Jorong Lubuk Gadang, Nagari Parik, Kecamatan Koto Balingka dengan Irfan (Tuyung) atau Ipeh sebagai pengantin perempuan yang berlamat Pasar Lama, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang.

Foto yang tak lazim itu cepat menyebar dan membuat gaduh masyarakat Minang, hingga perantau. Namun Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lembah Melintag Syahril membantah kabar itu.

“Kami telah cek, tidak benar ada pernikahan sejenis di Ujung Gading. Pasangan sejenis itu menggunakan pakaian pernikahan Minang hanya untuk berfoto," katanya.

Dikatakannya, kronologis kejadian itu terjadi di Dina Salon yang memposting foto pasangan ini di tempat salonnya. Kemudian diposting lagi oleh Dezy Anggraini dan diposting lagi oleh Ucok Habiaran dan lainnya. Akhirnya berkembang hingga ke perantau di luar Sumbar. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018