Kepala BNN RI Heru Winarko didampingi Wagub Sumbar Nasrul Abit usai Deklarasi Millenial Nagari Bersinar di UNP, Senin (1/4/2019) di Padang. (Foto: Wahyu)


Hukum

Enam Daerah di Sumbar Rawan Peredaran Narkoba

PADANG (SumbarFokus)

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Heru Winarko menyebutkan, Sumatera Barat (Sumbar) termasuk salah satu daerah yang rawan peredaran narkoba di Indonesia. Ada enam daerah yang dinyatakan perlu pengawasan ketat, yaitu Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

"Enam daerah ini sangat rawan, dan satu persatu kita akan dibersihkan," kata kata Heru tegas, beberapa saat sebelum Deklarasi Millenial Nagari Bersih Narkoba, Senin (1/4/2019) di Padang.

Mayoritas penjual narkoba, disebutkan, adalah ibu-ibu. Selain itu, kaum milenial juga merupakan sasaran empuk bagi pengedar narkoba.


Sementara Kepala BNN Provinsi Sumbar Khasril Arifin menyebutkan, kejahatan narkoba saat ini sangat luar biasa. Apabila dibiarkan, bisa melumpuhkan ketahanan bangsa.

Ia mengungkapkan, jumlah pengguna narkoba sejak 2017 mencapai 337.760 orang atau 1,77 persen. Sebaliknya, di Sumbar tedapat 66.612 orang, dan 24 persen korbannya pelajar.

"Generasi muda ini sasaran empuk narkoba, sehingga dampak narkoba ini perlu disosialisasikan, agar tidak ada lagi kaum millenial ini menjadi korban," pungkas Khasril. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018