Pelaku menggunakan modus baru dalam mendistribusikan Narkoba, yaitu berkamuflase membawa keluarga. (Foto: Wahyu)


Hukum

Dua Orang Kurir Narkoba Asal Pekanbaru Diringkus Polisi di Agam

PADANG (SumbarFokus)

Jajaran Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat (Sumbar) berhasil meringkus dua orang kurir Narkoba asal Pekanbaru Provinsi Riau, yang hendak mengedar narkoba jenis sabu di daerah Kota Padang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Ma'mun mengatakan, dua orang tersangka tersebut berinisial H (42) Adan DT (43). Keduanya ditangkap secara terpisah, tapi dengan barang bukti yang sama, yang dibungkus dalam plastik hijau merk Guanyinwang berbalut kertas koran.

"Mereka mengendarai alat angkut pribadi, membawa keluarga. Ada anak istri yang tidak tahu apa-apa. Jadi ini modus baru, kamuflasenya membawa keluarga," kata Ma'mun di Gedung Polda Sumbar, Kota Padang, Rabu (20/3/2019).


Berdasarkan keterangannya, tersangka berinisial DT ditangkap oleh tim Reserse Narkoba Polda pada Sabtu (16/3/2019), sekitar pukul 7.50 WIB pagi di jalan Raya Bukittinggi, Payakumbuh KM11 Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. 

Tersangka DT membawa mobil Toyota Agya, dengan modus DT membawa anggota keluarga, yakni istri beserta anaknya. Pelaku mengaku berasal dari Pekanbaru dan hendak mengedarkan narkoba jenis sabu ke daerah Kota Padang. 

Setelah dilakukan pengeledahan, dari tangan tersangka DT, polisi menyita barang bukti satu paket besar diduga narkotika jenis sabu, seberat 1.039,84 gram. Barang bukti dimasukkan dalam plastik bening, kemudian dibungkus plastik berwarna hijau merek Guanyinwang. 

"Tersangka DT ini alamatnya Jalan Rukun No.14 RT.001 RW.005 Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru, Riau," jelasnya.

Sementara tersangka H, ditangkap di depan Rumah Makan Rumpun Padi, Jorong Tanjung Alam Jenagarian Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam pada hari yang sama, pukul 4.15 WIB dini hari, di dalam sebuah mobil Kijang Super warna abu-abu.

"Dari tangan H ini, kami sita sabu seberat 942,87 kilogram, satu unit handpone Politron, handpone Xiaomi, dan satu unit mobil Kijang Super abu-abu," terang Ma'mun di hadapan awak media.

Diketahui, tersangka H seorang sopir yang beralamat Jalan Cendrawasih GG. Cendrawasih No.05 RT.002 RT.004, Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru Provinsi Riau. 

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup sampai hukuman mati. 

Sementara, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi mengatakan, bahwa saat ini Polda Sumbar sudah menetapkan provinsi setempat darurat narkoba. Hal ini terkait banyaknya barang bukti dan jumlah tersangka pengedar narkoba akhir-akhir ini.

"Mari kita sepakat untuk sama-sama memerangi narkoba, Sumbar bisa bersih dari narkoba, dan generasi masa depan terjaga," tegas Syamsi. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018