Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen berfoto bersama Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit beserta jajaran di ruangan rapat utama DPRD Sumbar, Senin (25/11/2019). (Foto: Miftahul Ilmi)


Parlementaria

DPRD Sumbar Setujui Ranperda Usul Prakarsa Komisi II tentang Perlindungan Lahan Pertanian

PADANG (SumbarFokus)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyetujui usul prakarsa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Hal ini dibahas pada rapat paripurna DPRD Sumbar, Senin (25/11/2019).

Pimpinan rapat paripurna Suwirpen Suib mengatakan dalam rangka pelaksanaan fungsi pembentukan Peraturan Daerah (Perda), salah satu hak setiap anggota DPRD adalah mengajukan usul rancangan perda.

"Sebagaimana diatur dalam pasal 80 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 12, melalui hak tersebut maka setiap anggota DPRD dapat menyalurkan aspirasi dan kepentingan konstitennya dalam regulasi daerah yang akan dijadikan pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," jelasnya.


Dia menambahkan, sekaitan dengan hal tersebut maka anggota DPRD Komisi ll yang membidang perekonomian menggagas usul prakarsa terhadap Ranperda tentang PLP2B.

"Munculnya ide mengusulkan pembentukan ranperda tentang PLP2B karena melihat alih fungsi lahan terutama lahan pertanian pangan atau sawah yang tidak terkendali dalam beberapa tahun ini. Jika terus berlanjut, dalam beberapa tahun ke depan Sumbar tidak akan lagi menjadi provinsi yang surplus beras, bahkan bisa menjadi provinsi yang mendatangkan beras dari daerah luar,” terangnya.

Persetujuan terhadap usul prakarsa Ranperda tentang PLP2B untuk ditetapkan sebagai prakarsa DPRD Sumbar melalui Keputusan DPRD Sumbar Nomor 30/SB/2019 tentang penetapan usul prakarsa DPRD Sumbar terhadap Ranperda PLP2B. 

“Dengan telah disetujui dan ditetapkannya ranperda tersebut, maka telah dapat dilanjutkan pada proses pembahasan oleh DPRD dan pemerintah daerah (pemda). Untuk itu, kepada komisi ll sebagai pengusul kami minta menyiapkan nota penjelasan dan kajian naskah akademisnya," kata Suwirpen. (013)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      legislatifsumbar