Kepala DKP Sumbar Yosmeri saat mendampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam kegiatan bersih sungai Batang Arau Padang, Sabtu (23/3/2019) pekan lalu. (Ist)


Gaya Hidup

DKP Sumbar Galakkan Kegiatan Bersih Sungai Demi Lingkungan dan Populasi Ikan

PADANG (SumbarFokus)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat (DKP Sumbar) Yosmeri menyebutkan, sampah yang mengenangi sungai akan mencemari lingkungan dan mengurangi populasi ikan. Maka untuk itu, di sepanjang aliran sungai perlu adanya dilakukan pembersihan.

"Kita terus melakukan kegiatan bersih sungai, agar ikan bisa bekembang, tangkapan nelayan bisa bertambah," ujarnya, Selasa (26/3/2019) saat dihubungi di Padang.

Pihaknya sangat berharap, kegiatan bersih-bersih sungai ini hendaknya berkelanjutan, agar berdampak pada hasil penangkapan ikan oleh nelayan. Ia berpesan agar semua masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, agar tidak ada lagi pencemaran.


"Sampah-sampah yang banyak bertebaran di sungai itu kebanyakan dari rumah tangga, yang akhirnya masuk ke muara dan berakibat tercemarnya laut," ungkap Yosmeri.

Apalagi, akhir-akhir ini banyak tangkapan nelayan berisikan sampah seperti plastik, kain, baju, botol bekas, dibanding ikan. "Saya pernah lihat isi pukat nelayan di Pantai Purus Padang, dari lima baskom ikan menjadi tiga baskom, sebab isinya kebanyakan sampah," sebutnya.

Dikatakan Yosmeri, pada Sabtu (23/3/2019) pekan lalu pihaknya telah melakukan pembersihan di sepanjang aliran sungai Batang Arau Padang. Kegiatan itu melibatkan banyak pihak, seperti TNI, Lantamal, Korem, Lanud, Polri, Semen Padang, petugas pintu air, dan LSM peduli lingkungan. 

"ASN (red-Aparatur Sipil Negara) Provinsi dan Kota Padang, serta masyarakat juga terlibat dalam kegiatan tersebut. Sekaligus dalam peringatan Hari Air dan Sampah Nasional," terangnya.

Disebutkan, pembersihan sampah di sepanjang Batang Arau itu lebih kurang 3,5 kilometer. Baik dengan cara memungut sampah di pinggiran sungai, dengan menggunakan boat, atau juga menggunakan perahu agar bisa menjangkau sampah yang mengapung di Batang Arau itu.

"Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian DKP dalam kebersihan sungai. Apabila sungai bersih, maka populasi ikan di Batang Arau juga semakin banyak, dan mudah berkembangbiak," pungkas Yosmeri. (005)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020